Eksklusif

Cerita Faouzia Soal John Legend hingga Impian Duet Bareng Ariana Grande

Dias Samsoerizal | Insertlive
Sabtu, 13 Nov 2021 22:15 WIB
Faouzia
Jakarta, Insertlive -

Faouzia, penyanyi muda berbakat asal Maroko ini berhasil mencuri perhatian pengamat serta pencinta musik dengan berkolaborasi bersama penyanyi John Legend dalam lagu Minefields.

Sebagai penyanyi pendatang baru, Faouzia pun berbagi pengalamannya bermusik hingga cerita di balik kolaborasinya dengan John Legend.

Secara eksklusif kepada InsertLive, simak wawancaranya berikut ini:


Faouzia sebagai penyanyi muda yang sukses dari Maroko, bagaimana reaksimu ketika mendapat tawaran kolaborasi dengan John Legend dalam lagu 'Minefields'?

Pertama-tama, aku nggak nyangka bisa dapat proyek ini. Ketika, aku mendapat lagunya untuk pertama kali, aku dapat kabar kalau dia (John Legend) tertarik untuk rekaman. Aku seperti, nggak mau terlalu excited padahal benar-benar nggak nyangka. Seminggu kemudian aku mendapat lagunya dengan pembagian vokal di dalam buku dan aku benar-benar syok. Aku inget banget saat aku harus santai tapi i can't believe this happening right now. Terus, aku cerita ke keluargaku kalau mereka harus mendengarkan lagu tersebut dan menyetelnya di mobil.

Dalam satu artikel, tertulis bahwa kamu sangat menyukai Ariana Grande, bagaimana reaksimu saat nanti bisa bertemu dan berduet dengannya?

Tentu itu akan menjadi kehormatan untuk bisa berkolaborasi dengannya. Jujur, aku tumbuh dengan mendengarkan lagu-lagu dari Ariana Grande. Aku tak hanya mengaguminya tapi aku benar-benar takjub dengan kemampuan vokal dan kerja kerasnya untuk bisa sesukses seperti saat ini. Jadi untuk berkolaborasi dengannya itu sangat-sangat impian terbesarku. It would just be a dream come true!.

Debut di tahun 2019, gimana cara kamu membagi waktu antara sekolah dan berkarier di industri musik?

Saat memulai debut itu tepat ketika aku masuk ke perguruan tinggi. Itu seperti aku mendapat banyak hal-hal baru, jadi aku belajar banyak hal untuk mengatur waktuku. Aku bersyukur memiliki tim yang sangat-sangat membantuku. Saat kuliah, aku akan fokus untuk itu dan ketika musim panas tiba aku akan menghabiskan waktuku untuk rekaman dan melakukan hal-hal tentang bermusik sambil menyiapkan kuliahku untuk semester berikutnya. Ya, itulah pola yang aku terapkan dalam beberapa tahun terakhir.

Sebagai penulis lagu, apa kamu sering menuliskan liriknya berdasarkan pengalamanmu?

Ya, aku sering menuliskan lirik dari setiap pengalamanku tapi lebih banyak kepada hal-hal kecil di sekelilingku. Kadang kata-kata yang dilontarkan seseorang juga bisa menjadi sesuatu yang menginspirasiku. Dan begitulah cara otak kreatifku langsung bekerja. Walau sejujurnya pengalaman pribadi yang kualami sangat sulit untuk dituangkan dalam lirik kecuali aku memiliki waktu untuk mencernanya dalam waktu yang lama. 

Lagu 'Puppet' bercerita tentang kisah asmara, kalau tak keberatan, maukah kamu membagikan makna lagu ini menurutmu?

Aku pikir lagu ini bukan sekedar dari hubungan soal asmara, tapi juga tentang persahabatan dan pernikahan. Aku sangat ingin banyak wanita muda mendengarkan lagu ini dan mereka tahu kalau mereka tak layak 'redup' untuk hal apapun yang berusaha menghentikan mereka. Setiap wanita telah melalui banyak proses dalam hidupnya, seperti kalian nggak boleh melakukan ini atau diminta untuk tidak bicara ini atau itu. Kamu hanya perlu menjadi versi untuk dirimu sendiri tanpa harus mengkhawatirkan orang lain. Seperti dalam lirik Puppet 'you will never control me, i will be true to myself and i will never make myself smaller for you'. Aku pikir lagu ini bukan sekedar dari hubungan soal asmara, tapi juga tentang persahabatan dan pernikahan. Aku sangat ingin banyak wanita muda mendengarkan lagu ini dan mereka tahu kalau mereka tak layak 'redup' untuk hal apapun yang berusaha menghentikan mereka.

Masih dalam lagu 'Puppet', ada lirik dalam bahasa Arab, apa ide yang kamu ingin munculkan ketika menuliskan lirik ini?

Aku menambahkan lirik bahasa Arab karena beberapa alasan. Pertama aku ingin menambahkan sesuatu yang menggambarkan asal-usulku. Dan aku pikir it would be very cool untuk menambahkannya. Arti dari kata itu sangat pas dengan makna dalam lagu ini. Jadi, aku memutuskan untuk menggunakan kata 'kebebasan' dalam bahasa Arab dan ini seperti menyatu ketika aku menyanyikannya dan mungkin terdengar aku menambahkan sesuatu yang berbeda dalam lagu tersebut.

Pada tahun 2018, kamu mendapat undangan kolaborasi dengan David Guetta, bagaimana perasaanmu?

Aku masih ingat saat itu rasanya seperti nggak nyangka karena aku masih ingat kabar itu kudapat ketika aku lagi istirahat makan siang sebelum kelas matematiku dimulai dan aku mikir 'ini beneran?' atau 'ini mimpi atau bukan ya?'. Dan saat aku mendapat lagunya, aku merekamnya dan mengirimnya. Ya, tetap aku masih nggak nyangka kalau itu benar-benar terjadi.

Apa arti musik bagi seorang Faouzia?

Musik sangat berarti bagiku. Itu adalah jalan terbaikku untuk bisa berhubungan dengan sesama. Aku pikir musik adalah bahasa universal dan kalau kamu nggak mengerti soal liriknya, kamu malah akan mengerti maknanya ketika kamu mendengarkan alunan musiknya yang tercipta. Musik adalah bahasa soal hati dan pikiran. Bagiku, itu adalah segalanya.

Terakhir, adakah pesan untuk para penggemarmu di Indonesia? Ada nggak rencana untuk tampil di Indonesia suatu saat nanti?

Aku sangat-sangat menunggu waktuku untuk datang ke Indonesia. Aku mau bilang terima kasih banyak karena menyukai lagu-laguku termasuk Minefields dan yang lainnya. Aku nggak sabar untuk menyanyikannya bersama para penggemarku di Indonesia. I love you all so much.

(dis/dis)
Tonton juga video berikut:
FOTO TERKAIT
KOMENTAR
ARTIKEL TERKAIT
UPCOMING EVENT Lebih lanjut
detikNetwork
BACA JUGA
VIDEO
TERKAIT
POPULER