RUU Permusikan Dicabut, Glenn Fredly: Masalah Belum Selesai
Astrid |
Insertlive
Jakarta
-
Menyusul penolakan dari beberapa musisi Tanah Air, akhirnya RUU Permusikan telah resmi dicabut. Meski demikian, Glenn Fredly menegaskan bahwa permasalahan belum sepenuhnya selesai. Masih banyak persoalan di industri musik yang perlu mendapat perhatian dan pembenahan.
"Sekarang udah nggak bicara tolak atau revisi lagi. Tapi ini bicara jalan baru untuk membenahi tata kelola industri musik di Indonesia," ucap Glenn saat ditemui di Cilandak Town Square, Jakarta Selatan, Senin (24/6).
"Ini menjadi sangat penting banget. RUU sudah dicabut bukan berarti permasalahannya selesai. Setelah ini mendorong semua harus berperan aktif dari pelaku-pelakunya," ungkap Glen Fredly.
"Yang kita butuhkan sekarang adalah duduk bersama untuk bisa menggerakkan semangat yang tadinya penolakan RUU Permusikan bisa berlanjut kepada pembenahan," sambungnya.
Ia bersama musisi lain yang tergabung dalam Komunitas Musik Indonesia (KAMI) juga sedang membahas terkait kemungkinan badan negara yang khusus menaungi permusikan Tanah Air.
"Itu lagi dibicarakan, ini melibatkan semua perangkat. Karena kalau film sudah ada Badan Perfilman Indonesia, kenapa musik juga tidak. Artinya punya satu rumah yang akhirnya jadi naungan untuk berbicara industri musik kita," ujar Glenn.
(aca/aca)
Loading ...
"Sekarang udah nggak bicara tolak atau revisi lagi. Tapi ini bicara jalan baru untuk membenahi tata kelola industri musik di Indonesia," ucap Glenn saat ditemui di Cilandak Town Square, Jakarta Selatan, Senin (24/6).
Advertisement
"Ini menjadi sangat penting banget. RUU sudah dicabut bukan berarti permasalahannya selesai. Setelah ini mendorong semua harus berperan aktif dari pelaku-pelakunya," ungkap Glen Fredly.
"Yang kita butuhkan sekarang adalah duduk bersama untuk bisa menggerakkan semangat yang tadinya penolakan RUU Permusikan bisa berlanjut kepada pembenahan," sambungnya.
Ia bersama musisi lain yang tergabung dalam Komunitas Musik Indonesia (KAMI) juga sedang membahas terkait kemungkinan badan negara yang khusus menaungi permusikan Tanah Air.
"Itu lagi dibicarakan, ini melibatkan semua perangkat. Karena kalau film sudah ada Badan Perfilman Indonesia, kenapa musik juga tidak. Artinya punya satu rumah yang akhirnya jadi naungan untuk berbicara industri musik kita," ujar Glenn.
(aca/aca)