Ada Pejabat di Kasus Prostitusi dan Video Mesum Seungri Cs?

finalia kodrati - INSERTLIVE
Rabu, 13 Mar 2019 13:02 WIB
Ada Pejabat di Kasus Prostitusi dan Video Mesum Seungri Cs?
Jakarta, Insertlive - Kasus prostitusi, narkoba dan meluas hingga kasus video ilegal yang melibatkan Seungri dan Jung Joon Young masih menjadi sorotan tajam. Tak hanya dari masyarakat Korea tetapi juga publik dunia. Seungri sudah ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus prostitusi, sedangkan Jung Joon Young menjadi tersangka dalam kasus video ilegal yang memperlihatkan rekaman-rekaman tak senonoh. Kini, fakta baru kembali terbuka soal kasus yang menghebohkan ini.

Park Jung Hyun, pengacara yang pertama kali melaporkan percakapan Jung Joon Young ke Anti-Corruption & Civil Rights Commission, membongkar fakta mengejutkan terkait kasus Seungri cs. Ia menduga bahwa dalam grup chat itu berisi percakapan yang mengundang kecurigaan. Percakapan itu membahas tentang hubungan dekat dengan seorang pejabat.

Hal ini diungkapkan Park Jung Hyun saat menghadiri acara CBS Radio, Kim Hyun Jung's News Show. Ia menceritakan bahwa sumber mengirimkan dirinya surat melalui email. Sumber itu menjelaskan dirinya mengirimkan pesan soal kasus Burning Sun. Sumber itu membahas soal data yang berisi informasi tentang orang yang terkait dalam insiden tersebut.

"Ia (sumber) ingin mengungkapkan kepada dunia dan mewujudkan keadilan, tapi ia tak menemukan cara untuk itu. Ia meminta saya untuk melakukannya," kata Park Jung Hyun seperti dilansir dari Koreaboo.

Ia merasa berempati dengan sumber karena sulit membongkar data-data tersebut. Hal ini katanya karena dalam percakapan tersebut ada yang membahas soal keterkaitan dengan pejabat, sehingga sumber itu merasa ketakutan.
Jung Joon YoungFoto: Instagram/sun4finger
Jung Joon Young
"Mereka tak menyebut nama secara langsung (di percakapan) tetapi mereka menyebutkan posisi tertentu. Salah satu dari mereka berkata, 'aku menghubungi dia', 'sudah ditangani', 'sudah ditutupi'," ujarnya menambahkan.

Park Jung Hyun merasa seseorang yang dimaksud tersebut adalah pejabat tinggi negara yang memiliki pengaruh kuat.
"Ada satu orang yang berpengaruh. Dan itu disebutkan beberapa kali. Posisinya lebih tinggi dari kepala distrik manapun," ujarnya menegaskan. Ia pun berharap agar kasus ini diusut secara tuntas.

(fik/fik)
KOMENTAR
POPULER