Advertisement

Tangis Pecah di Hadapan Kekasih, Ammar Zoni Merasa Hidupnya Sudah Hancur

kpr | Insertlive
Ammar Zoni sidang narkoba.
Tangis Pecah di Hadapan Kekasih, Ammar Zoni Merasa Hidupnya Sudah Hancur / Foto: Muhammad Ahsan Nurrijal/detikcom
Jakarta -

Tangis Ammar Zoni pecah di hadapan sang kekasih, dokter Kamelia dan ibu angkatnya, Titik Haryanti, usai saksi dari JPU, Kanit Reskrim Polsek Cempaka Putih, AKP Yossy Januar memberikan kesaksian.

Ammar Zoni merasa sangat terpukul mendengar kesaksian AKP Yossy yang menyebut dirinya sebagai pengedar dan menyebut anaknya di dalam sidang kasus peredaran narkoba.

"Maksudnya terlalu banget, mereka mentang-mentang mereka mempunyai nama gitu, dari kepolisian gimana gitu. Makanya aku benar-benar kayak difitnah banget gitu. Masalah aku apa sih gitu loh," ujar Ammar Zoni tak kuasa menahan tangisnya di hadapan sang kekasih dan ibu angkat di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (12/2).

Ammar Zoni merasa hidupnya sudah hancur usai terjerat kasus penyalahgunaan narkoba. Ia telah kehilangan kariernya, rumah tangganya dengan Irish Bella pun kandas, bahkan ia sampai harus mendekam di lapas high risk Nusakambangan.

Advertisement

Ia juga menilai dalam kasus ini dirinya seolah ingin lebih dihancurkan lagi.

"Maksudnya apa gitu kaya jahat banget gitu. Aku udah diginiin, aku udah rusak, udah hancur semuanya, apa sih masih masih pengen dihancurin terus, hidup aku pengen dihancurin terus," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, AKP Yossy membongkar curhatan dan kekhawatiran Ammar Zoni selama ini.

"Saya bilang kenapa Ammar marah sama saya, ada beberapa hal, yang pertama Ammar mengajukan Pembebasan bersyarat sedangkan karena perkara ini dia jadi nggak bisa," ucap AKP Yossy Januar di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (12/2).

AKP Yossy juga mengungkapkan pemantik emosi Ammar Zoni. Ia menyebut Ammar Zoni malu citranya sebagai seorang ayah tercemar.

"Yang kedua dia tuh malu karena tahunya Ammar disayang sama anaknya, jadi Ammar nggak mau sampai dicap jadi pengedar makanya (dia bilang), 'Tolonglah, Pak, saya nggak mau anak saya tuh tahu saya pengedar'," tutur AKP Yossy Januar.

Hal inilah yang membuat emosi Ammar Zoni meledak. Ia merasa tidak bisa menoleransi anaknya dibawa-bawa dalam kasus yang menjeratnya.

"Bapak hebat ya, Pak, semoga dapat ganjaran karena bawa-bawa anak saya. Terlalu banyak fitnah yang dia sampaikan mentang-mentang dia aparat," ujar Ammar Zoni.

"Nggak mungkinlah dia mau ngomong juga, Yang Mulia! Mana mungkin! Tapi ingat, Pak, ya, di dalam suatu ayat ya, kamu menjadikan sumpahmu sebagai alat penipu di antaramu," lanjutnya.

(kpr/and)
Loading ...
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement