Modus Peredaran Narkoba Pod dan Balon di Kelab Malam Menurut Dinar Candy
DJ Dinar Candy angkat bicara soal sisi gelap dunia hiburan malam yang kini semakin mengkhawatirkan. Bukan hanya soal minuman keras, Dinar mengingatkan adanya modus baru penyalahgunaan narkoba yang dikemas dalam bentuk barang-barang sepele dan sulit dikenali, terutama di kelab malam.
Berdasarkan pengalaman pribadinya saat tur nge-DJ di tiga kota berbeda, Dinar mengaku beberapa kali ditawari benda mencurigakan yang disebut-sebut bisa memberikan efek "terbang" dalam waktu lama.
Dinar menceritakan dirinya sempat ditawari sebuah alat mirip rokok elektrik berukuran kecil. Sekilas, bentuknya tidak berbeda dengan vape pada umumnya. Namun, efek yang ditawarkan justru membuatnya langsung curiga.
"Pas aku lagi nge-DJ ada yang nawarin, kayak pod kecil. Dia bilang, 'Kak cobain deh, sedot sekali nanti kayak nge-fly 3 jam atau sampai pagi'," ungkap Dinar Candy di Pagi-Pagi Ambyar, Trans TV, Rabu (28/1).
Pod tersebut disebut sebagai Pod Getter, yang menurut Dinar bukan liquid vape biasa. Kecurigaannya makin kuat ketika foto barang itu hanya dikirim melalui pesan sekali lihat.
"Ini beda dari liquid vape biasa. Berarti ada racikannya, ada campuran sejenis narkobanya. Bahaya banget karena bentuknya kecil, mungkin lolos security check dikira vape biasa," jelasnya.
Tak hanya pod, Dinar juga menyoroti tren penggunaan balon berisi gas yang belakangan marak di kelab malam. Ia mengaku sempat kebingungan ketika balon-balon tersebut dilempar ke arahnya saat sedang tampil di atas panggung.
"Aku lagi nge-DJ dilemparin balon. Aku tepis, eh malah diketawain. Katanya, 'Teh itu diambil, disedot nanti ada efek nge-fly'," cerita Dinar.
Awalnya, ia tidak memahami maksud dari aksi tersebut. Namun, kesadaran akan bahayanya muncul setelah Dinar menerima banyak pesan dari para ibu.
Dinar mengaku mendapat banyak DM dari orang tua yang menceritakan dampak serius dari penyalahgunaan gas dalam balon tersebut. Beberapa korban bahkan disebut harus dirawat intensif.
"Ada ibu-ibu yang cerita anaknya sampai masuk ICU, bahkan hilang kesadaran berhari-hari karena menghirup gas nitrogen dari balon," ungkapnya.
Lewat pengalamannya, Dinar Candy mengingatkan anak muda, khususnya Gen Z, agar tidak mudah tergiur dengan tawaran yang terlihat aman atau dianggap 'cuma seru-seruan'.
Menurutnya, bentuk narkoba yang makin kecil dan tersamar justru membuat risikonya semakin besar karena sulit dikenali dan mudah lolos pengawasan.
(ikh/ikh)