Kisah Mualaf Petarung MMA Wanita 'Ditinju' Lawan hingga Masuk Islam
Amber Leibrock, petarung wanita MMA asal Amerika Serikat memutuskan menjadi mualaf.
Keputusannya menjadi mualaf itu diceritakan Amber melalui tayangan YouTube Catatan Ringan.
Dalam ceritanya, Amber mengatakan bahwa ia sering melihat ibunya yang seorang pecandu cenderung bersikap kasar pada anak-anaknya
Hal itu dipicu ayahnya yang meninggal dunia saat Amber masih berusia 8 tahun hingga ia pun diasuh oleh neneknya.
Saat beranjak dewasa, Amber yang kekurangan kasih sayang akhirnya terjerumus menjadi pecandu alkohol dan narkoba.
Ia mulai kehilangan teman-temannya karena overdosis hingga akhirnya bertemu seorang petarung profesional dan menjalin hubungan dengannya.
Amber pun mendapat kesempatan untuk bertarung di ajang Professional Fighters League (PFL) yang membuatnya mendapat hadiah jutaan dollar.
Di pertarungan pertamanya, Amber berhasil mengalahkan lawannya dengan tendangan KO di kepala lawan.
Saat mengikuti pertarungan kedua di PFL melawan Marissa Pecheco, Amber dihabisi dalam 45 detik.
Banyak yang mengatakan Marissa mengalahkan Amber dengan cara yang kasar.
"Aku ingat aku hanya berbaring di kasur usai pertarungan sambil berdoa tapi bukan dengan cara Islam. Aku hanya memohon pada Tuhan," cerita Amber.
MJ, pelatih Amber menuntunnya untuk belajar tentang Islam.
"Pelatih bilang 'belajarlah sedikit tentang Islam' dia bilang 'biarkan aku mengajak kamu ke masjid'," bebernya.
Pelatih itu meminta Amber bangun untuk ibadah malam yakni salat tahajud dan meminta ampunan.
Ia merasa ajaran sang pelatih sangat takjub dan Amber mulai terbiasa melakukan ibadah tengah malam.
"Aku bangun tiap dinihari selama seminggu dan aku merasa ada hal lain dan aku bisa bangun tanpa orang lain juga tanpa alarm," imbuhnya.
"Saat itulah aku ijinkan MJ membawaku ke masjid untuk bersyahadat dan masuk Islam," pungkasnya.
(dis/fik)