Nur Sajat, Transgender yang Buron di Malaysia Kini Tinggal di Australia
Nur Sajat, Transgender yang Buron di Malaysia Kini Tinggal di Australia
Nama Nur Sajat sempat menjadi perhatian publik. Transgender itu sempat menjadi buronan di Malaysia.
Nur Sajat menjadi orang yang paling dicari usai berpose di depan Ka'bah mengenakan pakaian perempuan. Atas kejadian tersebut, Nur Sajat terlibat kasus tuntutan pelanggaran UU Syariat Malaysia.
Ia didakwa pada Januari 2020 di Pengadilan Islam Kuala Lumpur karena mengenakan pakaian wanita saat hadir di acara keagamaan pada 2018 lalu.
Setelah terlibat kasus itu, Nur Sajat sempat kabur ke Thailand. Pemerintah Malaysia juga meminta pihak Thailand untuk melakukan penangkapan terhadap Nur Sajat.
Media Malaysia Astro Awani melaporkan pihak berwenang telah melakukan penangkapan terhadap Nur Sajat pada 8 September di Thailand.
Transgender itu pun ditangkap karena memiliki paspor yang tidak sah dan didakwa melakukan pelanggaran imigrasi. Nur Sajat pun terancam hukuman tiga tahun penjara jika terbukti bersalah.
Baca halaman selanjutnya.
Ancaman Pembunuhan
Mengutip Khmer Times, Nur Sajat juga sempat mendapatkan ancaman pembunuhan dari warga Malaysia. Mereka mengancam akan membunuh Nur Sajat bila dirinya berani kembali ke Malaysia.
Kini transgender Nur Sajat pun mencari suaka dan telah tinggal di Australia. Ia mengaku negara itu bisa menerima dirinya dengan bebas.
"Apa lagi yang kita inginkan? Kita menginginkan kebebasan. Jadi, hak asasi manusia di sini sangat penting. Mereka (Australia) sangat mengutamakan HAM. Saya tidak ingin apa-apa, saya hanya ingin hak asasi manusia. Tolong hormati saya sebagai manusia. Itu saja," kata Nur Sajat.
(agn/fik)