Kenapa Perempuan Mencari Pasangan yang Karakternya Mirip Sang Ayah?

insertlive | Insertlive
Rabu, 22 Jun 2022 21:35 WIB
Father reading a book to his daughter while lying on the floor in bedroom Foto: Getty Images/iStockphoto/g-stockstudio
Jakarta, Insertlive -

Beberapa wanita menyadari bahwa pasangannya memiliki sifat yang mirip dengan sang ayah. Fenomena tersebut bukan sekadar kebetulan, melainkan ada penjelasan ilmiahnya.

Dr. Judith Wright, seorang relationship therapist asal Illinois, Amerika Serikat memaparkan alasan banyak perempuan yang secara tak sadar menyukai dan mencari pasangan yang mirip dengan ayah mereka.

Judith menjelaskan bahwa interaksi antara anak perempuan dan ayah yang terjalin bertahun tahun akan membentuk cara anak perempuan dalam berkomunikasi dengan lawan jenis. Hal ini disebut sebagai pre-sexual programming atau pemrograman praseksual.


"Saat masih anak-anak, kita membangun skema tentang apa itu cinta secara tidak sadar berdasarkan bagaimana kita diperlakukan oleh pengasuh utama kita (orang tua). Lalu, ketika memasuki usia dewasa, kita akan mempunyai ketertarikan terhadap orang-orang yang dapat menstimulasi perasaan yang sama," jelas Judith dalam wawancara dengan Marie Claire.

Father and his daughter are blowing bubble gum while they are taking selfles with a mobile phone. Candid shot.Father and his daughter are blowing bubble gum while they are taking selfles with a mobile phone. Candid shot./ Foto: Getty Images/Eva-Katalin

Cinta dan kenyamanan yang seorang anak rasakan sejak kecil membuatnya mencari perasaan yang sama saat mereka beranjak dewasa.

"Kamu mungkin akan berpikir bahwa kamu sekarang tengah menjalin hubungan dengan seseorang yang bertolak belakang dengan ayahmu, tetapi pikiran bawah sadar akan mencari jalan untuk bisa kembali ke zona nyamannya," lanjutnya.

Selain itu, sebuah penelitian oleh Durham University tahun 2007 menjelaskan bahwa perempuan yang dibesarkan oleh ayah yang penyayang memiliki peluang lebih besar untuk mencintai lelaki yang sifatnya mirip sang ayah.

Free as can be. Father and daughter having fun at home.Free as can be. Father and daughter having fun at home./ Foto: Getty Images/iStockphoto/Liderina

Lantas, bagaimana jika hubungan anak perempuan tidak baik dengan sang ayah?

Judith memaparkan bahwa anak perempuan yang tak cukup dekat dengan ayahnya tetap memiliki kemungkinan untuk mencintai yang mirip dengan sang ayah.

Hal itu mungkin karena adanya pemikiran bahwa laki-laki yang mirip dengan ayahnya dapat memperlakukan dirinya jauh lebih baik daripada sang ayah.

Menurut Judith, hubungan yang kurang baik antara anak dan ayah tidak menghentikan sang anak perempuan untuk mencari pasangan yang mirip dengan sang ayah.

"Jiwamu kembali ke tempat kejadian perkara. Kamu memilih seseorang yang memiliki isu-isu yang serupa dengan ayahmu, agar kamu bisa memperbaiki dan melakukannya dengan lebih baik lagi kali ini," pungkasnya.

(KHS/and)
Tonton juga video berikut:
FOTO TERKAIT
KOMENTAR
ARTIKEL TERKAIT
UPCOMING EVENT Lebih lanjut
detikNetwork
BACA JUGA
VIDEO
TERKAIT
POPULER