Masker Bikin Hidup Wanita Lebih Mudah & Makin Percaya Diri, Kok Bisa?

SYAFRINA SYAAF | Insertlive
Selasa, 03 May 2022 17:31 WIB
Portrait of asian office employee businesswoman wear protective face mask work in new normal office with interracial colleague in background as social distance practice prevent coronavirus COVID-19.
Jakarta, Insertlive -

Warga dunia memiliki kebiasaan baru semenjak tahun 2020 silam atau saat pandemi kali pertama menghantam seluruh negara, yaitu mengenakan masker wajah untuk melindungi diri dari terpapar virus Covid-19. 

Sebenarnya, mengenakan masker bukanlah hal asing untuk sebagian besar orang Asia, tetapi warga Barat menganggap pemakaian masker sebagai paksaan membatasi ekspresi diri. 

Kini, sebuah studi terbaru mengungkapkan bahwa memakai masker ternyata mampu menurunkan bias dari standar kecantikan dan membuat banyak wanita semakin percaya diri. 


Kewajiban menggunakan masker dimanfaatkan oleh peneliti untuk mempelajari dan menguji apakah bias kecantikan itu sebuah fakta dan apakah menutupi sebagian wajah membuat seseorang merasa lebih setara. 

International Journal of Hospitality yang dipimpin oleh peneliti dari Washington State University dan dua sekolah Cina, Shanghai Business School dan Southwestern University of Finance and Economics, menghelat survei mengenai dampak pemakaian masker pada rasa percaya diri wanita. 

Sejumlah responden diminta untuk membayangkan mereka sedang berinteraksi dengan karyawan yang bertugas di lini depan, seperti resepsionis, customer service, dan front office hotel bintang lima. 

Responden melakukan simulasi menggunakan foto-foto yang mewakili karyawan-karyawan tersebut. Setiap foto telah mendapatkan manipulasi untuk menunjukkan berbagai tingkat simetri wajah yang sebelumnya ditemukan para ilmuwan sesuai dengan persepsi konvensional tentang daya tarik fisik.

Para peneliti menemukan bahwa karyawan yang mengenakan masker mendapatkan skor pelanggan sesuai dengan kinerja dan layanan mereka. Hal ini menjadi kontras dengan hasil penelitian ketika karyawan melepaskan masker, karyawan yang memiliki wajah berkategori populer tetap mendapatkan skor tinggi meski bekerja malas-malasan. 

"Masker dapat meningkatkan daya tarik yang dirasakan pelanggan dari karyawan yang tampak rata-rata, dan dengan demikian kepuasan pelanggan," tulis keterangan peneliti sebagai kesimpulan seperti dikutip Salon.

Peneliti menemukan bahwa mengenakan masker membuat orang lebih fokus pada karakter dan kinerja ketimbang penampilan fisik. Responden yang mengetahui hasil akhir penelitian mengaku menjadi lebih positif pada citra diri mereka saat mengenakan masker. 

(syf/syf)
Tonton juga video berikut:
FOTO TERKAIT
KOMENTAR
ARTIKEL TERKAIT
UPCOMING EVENT Lebih lanjut
detikNetwork
BACA JUGA
VIDEO
TERKAIT
POPULER