Dua Cetakan Karya Seni Banksy yang Dilelang Massive Attack Laku Rp3 M

ikh - INSERTLIVE
Rabu, 03 Nov 2021 21:45 WIB
Banksy
Jakarta, Insertlive -

Dua cetakan karya seniman Banksy dalam edisi terbatas disumbangkan oleh Massive Attack untuk kegiatan amal. Pengumpulan dana dari lelang karya Banksy itu mengumpulkan uang sebanyak Rp2,7 miliar.

Lelang dua cetakan Banksy edisi terbatas yang disumbangkan Massive Attack ini lantas memecahkan rekor sebagai cetakan karya seni termahal.

Acara pelelangan untuk amal ini digelar oleh kolektif seniman dan spesialis seni jalanan bernama Vanguard pada Jumat (29/10) di Bristol. Dana yang terkumpul dari pelelangan ini akan disumbangkan ke badan amal Temwa dan Aid Box Community (ABC) yang membantu orang-orang rentan di Bristol serta Malawi.


Cetakan karya seni Banksy yang pertama berjudul I Fought The Law terjual dengan harga Rp1,5 miliar. Sedangkan karya kedua Banksy yang berjudul Bomb Middle England laku terjual Rp1,5 miliar. Total dua cetakan tersebut laku terjual dengan harga mencapai Rp3 miliar.

[Gambas:Instagram]



Mary McCarthy dari Vanguard sempat memberikan tanggapan soal acara pelelangan karya Banksy ini. Mary berbicara soal pentignya melelang karya Banksy di kota kelahiran sang seniman.

"Fakta bahwa penjualan cetakan Banksy yang memecahkan rekor ini terjadi di sebuah klub di Bristol dan bukan di Christie's di London atau Sotheby's di London. New York mendemonstrasikan energi luar biasa dari seni jalanan Bristol. Ini benar-benar pencapaian luar biasa bagi Bristol untuk bersaing di level ini." ungkap Mary dikutip dari NME pada Rabu (3/11).

Badan amal Temwa di Malawi memang kehilangan hibah dana bantuan dari pemerintah Inggris. Mereka membutuhkan dana itu untuk menyelamatkan jiwa banyak orang termasuk memasok negara Afrika Timur dengan pangan, pendidikan dan kesehatan layak, serta perlindungan hutan.

"Ketika kami mendengar tentang pendanaan pemerintah yang hilang dari Temwa awal tahun ini dengan pemotongan bantuan Inggris, dan pentingnya pekerjaan yang dilakukan Temwa di Malawi, kami merasa terdorong untuk membantu," kata Grant "Daddy G" Marshall dari Massive Attack dalam pernyataan tentang daftar lelang.

"Menjual cetakan Banksy melalui lelang amal Vanguard tampaknya merupakan cara mudah untuk membantu mengumpulkan sejumlah dana mendesak yang dibutuhkan," lanjut Grant.

(ikh/ikh)
Tonton juga video berikut:
FOTO TERKAIT
KOMENTAR
ARTIKEL TERKAIT
UPCOMING EVENT Lebih lanjut
detikNetwork
BACA JUGA
VIDEO
TERKAIT
POPULER