5 Negara dengan Waktu Puasa Paling Cepat di Dunia
nap |
Insertlive
Jakarta -
Oleh karena itu, negara dengan empat musim memiliki waktu berpuasa yang berbeda, tergantung bulan puasa bertepatan dengan musim yang tengah berjalan.
Untuk mengetahui lebih banyak, berikut adalah beberapa negara yang memiliki waktu berpuasa tercepat di dunia versi Insertlive.
Hal ini terjadi karena waktu terbit matahari lebih lama daripada negara lainnya. Biasanya, matahari jarang sekali terbit di antartika sehingga membuat umat muslim yang tinggal disana menjalankan ibadah berpuasa lebih lama.
Ibadah puasa di sana dimulai pada pukul 05.31 pagi sampai dengan pukul 15.00 sore waktu setempat. Ini terjadi karena perputaran matahari yang cepat di negara Chili. Meskipun cuma sebentar, umat muslim di Chili harus merasakan berpuasa di cuaca yang sangat dingin dan udara yang cukup kering
Walaupun begitu, jumlah umat muslim di negara Argentina lebih sedikit daripada negara lainnya. Negara ini memiliki kurang lebih 400 jiwa umat muslim atau hanya 1 persen dari jumlah masyarakat yang tinggal disana. Namun, semangat berpuasa mereka tetap menyala.
Meskipun cuma sebentar, umat muslim yang tinggal di Afrika Selatan harus ekstra sabar untuk menahan kondisi udara yang kurang kondusif. Pasalnya, Afrika Selatan memiliki cuaca yang panas dan kering saat ini.
Populasi umat muslim yang tinggal di Brazil hanyalah 56.000 hingga 70.000 penduduk. Meskipun hanya sedikit, ini juga berefek kepada beberapa umat muslim yang tinggal lainnya karena mayoritas penduduknya memeluk agama Kristen.
(nap/nap)
Loading ...
5 Negara dengan Waktu Puasa Paling Cepat di Dunia
Waktu yang paling ditunggu kala bulan Ramadan adalah saat berbuka puasa.
Advertisement
Oleh karena itu, negara dengan empat musim memiliki waktu berpuasa yang berbeda, tergantung bulan puasa bertepatan dengan musim yang tengah berjalan.
Untuk mengetahui lebih banyak, berikut adalah beberapa negara yang memiliki waktu berpuasa tercepat di dunia versi Insertlive.
1. Antartika
Negara bagian Antartika adalah daerah yang memiliki waktu berpuasa tercepat di dunia. Umat muslim hanya menjalankan ibadah puasa selama 8 jam 18 menit saja di sana. Waktu imsak di Antartika adalah 6.30 pagi, sedangkan waktu berbuka puasa adalah pukul 15.48.Hal ini terjadi karena waktu terbit matahari lebih lama daripada negara lainnya. Biasanya, matahari jarang sekali terbit di antartika sehingga membuat umat muslim yang tinggal disana menjalankan ibadah berpuasa lebih lama.
2. Chili
Negara Chili yang berada di benua Amerika menjadi negara kedua yang memiliki waktu berpuasa lebih pendek daripada negara lainnya. Umat Islam di Chili hanya melaksanakan ibadah puasa selama sembilan jam.Ibadah puasa di sana dimulai pada pukul 05.31 pagi sampai dengan pukul 15.00 sore waktu setempat. Ini terjadi karena perputaran matahari yang cepat di negara Chili. Meskipun cuma sebentar, umat muslim di Chili harus merasakan berpuasa di cuaca yang sangat dingin dan udara yang cukup kering
3. Argentina
Negara ini, menjadi negara ketiga yang memiliki waktu berpuasa lebih pendek dari Indonesia. Umat Islam di Argentina melaksanakan ibadah puasa selama 9 jam 40 menit. Waktunya hanya berbeda 40 menit dengan waktu berpuasa di Chili.Walaupun begitu, jumlah umat muslim di negara Argentina lebih sedikit daripada negara lainnya. Negara ini memiliki kurang lebih 400 jiwa umat muslim atau hanya 1 persen dari jumlah masyarakat yang tinggal disana. Namun, semangat berpuasa mereka tetap menyala.
4. Afrika Selatan
Negara yang berada di benua Afrika ini juga memiliki waktu berpuasa lebih cepat daripada negara lainnya. Di sana, umat muslim hanya perlu melaksanakan ibadah puasa selama 10 jam 30 menit saja.Meskipun cuma sebentar, umat muslim yang tinggal di Afrika Selatan harus ekstra sabar untuk menahan kondisi udara yang kurang kondusif. Pasalnya, Afrika Selatan memiliki cuaca yang panas dan kering saat ini.
5. Brazil
Di Brazil, umat muslim juga harus merasakan ibadah puasa lebih cepat daripada negara lainnya. Waktu puasa disana berlangsung lebih kurang 11 jam saja. Brazil juga memiliki beberapa tradisi Ramadan seperti negara-negara Islam lainnya.Populasi umat muslim yang tinggal di Brazil hanyalah 56.000 hingga 70.000 penduduk. Meskipun hanya sedikit, ini juga berefek kepada beberapa umat muslim yang tinggal lainnya karena mayoritas penduduknya memeluk agama Kristen.
(nap/nap)