Hasil Survei Mengejutkan Frederika Alexis tentang Orang Indonesia
Daaris Nurrachmah |
Insertlive
Jakarta
-
Pemenang kontes Puteri Indonesia 2019, Frederika Alexis, terjun langsung untuk melakukan survei kepada warga Indonesia terkait kepemilikan akta kelahiran.
Frederika ingin meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya akta kelahiran.
"Ternyata kurang lebih 75 juta orang Indonesia tidak memiliki akta kelahiran, makanya saya mau buat research dan pengen datang langsung ke warga yang tidak memiliki akta," kata Frederika Alexis di Jakarta, Kamis (8/8).
"Buat saya akta itu penting sekali, kalau saya lihat tidak banyak organisasi di Indonesia yang sadar dengan masalah ini," sambungnya.
Untuk menyempurnakan surveynya, Frederika Alexis memiliki target responden sebanyak 1000 orang.
"Target saya mencapai 1000 orang untuk dapat research yang akurat, untuk saat ini baru kurang lebih sekitar 200," jelas Frederika.
Selain melakukan survei, Frederika Alexis juga membagikan informasi terkait pemuatan akta kelahiran.
"Banyak orang yang tidak tahu cara untuk membuat akta kelahiran dan mereka banyak yang tidak tau pembuatan akta itu gratis," tutup Frederika Alexis.
(agn/syf)
Loading ...
Frederika ingin meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya akta kelahiran.
Advertisement
"Ternyata kurang lebih 75 juta orang Indonesia tidak memiliki akta kelahiran, makanya saya mau buat research dan pengen datang langsung ke warga yang tidak memiliki akta," kata Frederika Alexis di Jakarta, Kamis (8/8).
"Buat saya akta itu penting sekali, kalau saya lihat tidak banyak organisasi di Indonesia yang sadar dengan masalah ini," sambungnya.
Untuk menyempurnakan surveynya, Frederika Alexis memiliki target responden sebanyak 1000 orang.
"Target saya mencapai 1000 orang untuk dapat research yang akurat, untuk saat ini baru kurang lebih sekitar 200," jelas Frederika.
Selain melakukan survei, Frederika Alexis juga membagikan informasi terkait pemuatan akta kelahiran.
"Banyak orang yang tidak tahu cara untuk membuat akta kelahiran dan mereka banyak yang tidak tau pembuatan akta itu gratis," tutup Frederika Alexis.
(agn/syf)