Jane Shalimar Pilih Jalan Politik Untuk Maknai Hari Kartini
Raden Alfalah |
Insertlive
Jakarta
-
Hari Kartini menjadi perayaan penting bagi banyak perempuan di Indonesia. Karena perjuangan Kartini menjadi tonggak perubahan nasib kesetaraan status perempuan di Indonesia.
Artis sekaligus politikus Jane Shalimar juga menjadikan Kartini sebagai sosok panutannya. Ia memaknai Hari Kartini dalam kehidupan sehari-harinya sebagai perempuan.
Namun pemikiran soal kesetaraan wanita dan pria mungkin berbeda bagi banyak perempuan di Indonesia. Karena banyak juga yang memaknai kesetaraan perempuan dengan perspektif masing-masing.
"Kalau saya pribadi, untuk wanita yang belum menikah, sah aja untuk berpikiran bahwa perempuan setara dengan laki-laki, namun untuk perempuan yang sudah menikah, bersuami, kalau sudah di rumah maka tugasnya adalah ibu rumah tangga, ngurus suami dan anak, keluarga di atas segalanya," ujar Jane.
Jane yang menjadi Calon Legislatif dalam Pemilu 2019 memang mengkampanyekan soal perempuan. Apa lagi menurutnya banyak ibu-ibu rumah tangga yang membutuhkan kesejahteraan ekonomi yang setara.
Dengan aktif di dunia politik, Jane merasa bisa mewujudkan pemikirannya untuk lebih bermanfaat bagi banyak orang. Ia juga ingin membawa perubahan yang lebih nyata lewat kegiatan di partai.
Perempuan Indonesia bisa memilih caranya masing-masing untuk menjadi perempuan yang hebat dalam memaknai Hari Kartini. Jane juga berusaha mewujudkan perannya sebagai perempuan Indonesia dengan cara berpolitik.
"Sebisa mungkin memberikan pengaruh yang baik terhadap orang lain, nggak usah mencakup yang luas, yang simple aja dulu, sekitar rumah, tidak perlu sampai jauh kemana-mana tapi kanan kiri kita masih ada yang kesulitan, sebisa mungkin kita bisa membantu," ujar Jane.
(ikh/ikh)
Artis sekaligus politikus Jane Shalimar juga menjadikan Kartini sebagai sosok panutannya. Ia memaknai Hari Kartini dalam kehidupan sehari-harinya sebagai perempuan.
Advertisement
Namun pemikiran soal kesetaraan wanita dan pria mungkin berbeda bagi banyak perempuan di Indonesia. Karena banyak juga yang memaknai kesetaraan perempuan dengan perspektif masing-masing.
"Kalau saya pribadi, untuk wanita yang belum menikah, sah aja untuk berpikiran bahwa perempuan setara dengan laki-laki, namun untuk perempuan yang sudah menikah, bersuami, kalau sudah di rumah maka tugasnya adalah ibu rumah tangga, ngurus suami dan anak, keluarga di atas segalanya," ujar Jane.
Foto: Aulia S.MJane Shalimar |
Jane yang menjadi Calon Legislatif dalam Pemilu 2019 memang mengkampanyekan soal perempuan. Apa lagi menurutnya banyak ibu-ibu rumah tangga yang membutuhkan kesejahteraan ekonomi yang setara.
Dengan aktif di dunia politik, Jane merasa bisa mewujudkan pemikirannya untuk lebih bermanfaat bagi banyak orang. Ia juga ingin membawa perubahan yang lebih nyata lewat kegiatan di partai.
Perempuan Indonesia bisa memilih caranya masing-masing untuk menjadi perempuan yang hebat dalam memaknai Hari Kartini. Jane juga berusaha mewujudkan perannya sebagai perempuan Indonesia dengan cara berpolitik.
"Sebisa mungkin memberikan pengaruh yang baik terhadap orang lain, nggak usah mencakup yang luas, yang simple aja dulu, sekitar rumah, tidak perlu sampai jauh kemana-mana tapi kanan kiri kita masih ada yang kesulitan, sebisa mungkin kita bisa membantu," ujar Jane.
(ikh/ikh)
Foto: Aulia S.M