Cerita Pilot yang Selamat dari Gempa Palu, Dengar Suara Tuhan
Dinda Tamara Putri |
Insertlive
Jakarta
-
Bencana gempa dan tsunami yang menimpa Palu dan Donggala turut menyisakan duka mendalam untuk Indonesia. Terlebih untuk para korban seperti Kapten Ricoseta Mafella yang merupakan pilot sebuah maskapai nasional. Mafella bercerita saat kejadian dirinya akan lepas landas dari bandara Palu menuju Makassar.
Entah apa yang jadi penyebabnya, kala itu Mafella merasa harus lekas terbang dari Palu. Ia berusaha untuk mempercepat waktu terbangnya dari jadwal yang seharusnya. "Bilang kok ke co-pilot saya, 'Bro kita buruan yok bro'," cerita Kapten Mafella mengenang.
Pilot yang berhasil selamat dari musibah gempa dan tsunami di Palu ini mengucapkan rasa belasungkawanya yang mendalam kepada korban, khususnya almarhum Agung. Seperti diketahui, almarhum Agung adalah petugas ATC yang sedang bertugas pada saat itu. Agung lah yang telah memandunya hingga berhasil terbang dengan membawa penumpang di pesawat Batik Air menuju Makassar.
Kapten Ricoseta Mafella juga mengungkapkan bahwa Agung merupakan lelaki yang rela berkorban. Ia mengharapkan generasi muda untuk dapat mencontoh almarhum Agung yang memiliki jiwa besar. Mafella juga menceritakan bahwa dengan adanya kejadian itu Agung mendapatkan gelar sebagai pahlawan nasional dari pemerintah. (ren/ren)
Loading ...
Advertisement
Entah apa yang jadi penyebabnya, kala itu Mafella merasa harus lekas terbang dari Palu. Ia berusaha untuk mempercepat waktu terbangnya dari jadwal yang seharusnya. "Bilang kok ke co-pilot saya, 'Bro kita buruan yok bro'," cerita Kapten Mafella mengenang.
Pilot yang berhasil selamat dari musibah gempa dan tsunami di Palu ini mengucapkan rasa belasungkawanya yang mendalam kepada korban, khususnya almarhum Agung. Seperti diketahui, almarhum Agung adalah petugas ATC yang sedang bertugas pada saat itu. Agung lah yang telah memandunya hingga berhasil terbang dengan membawa penumpang di pesawat Batik Air menuju Makassar.
Kapten Ricoseta Mafella juga mengungkapkan bahwa Agung merupakan lelaki yang rela berkorban. Ia mengharapkan generasi muda untuk dapat mencontoh almarhum Agung yang memiliki jiwa besar. Mafella juga menceritakan bahwa dengan adanya kejadian itu Agung mendapatkan gelar sebagai pahlawan nasional dari pemerintah. (ren/ren)