Musik Dangdut Jadi Tren di Kalangan Gen Z, Inul Darastista Girang
Minat pencarian masyarakat Indonesia terhadap musik dangdut menunjukkan pergerakan yang dinamis tahun ini.
Berdasarkan data Google sepanjang tahun 2026, minat pencarian pada genre spesifik Popdut naik 30 persen, sedangkan subgenre legendaris seperti Disco Dangdut turut meningkat 20 persen.
Keinginan masyarakat untuk merasakan langsung atmosfer hiburan ini juga tercermin dari lonjakan minat pencarian untuk Dangdut Cafe yang naik tajam hingga 90 persen, disusul oleh pencarian seputar Konser Dangdut yang turut naik 30 persen.
Bukan cuma menikmati lagunya, masyarakat Indonesia juga aktif mencari referensi ekspresi dan goyangan dangdut. Pencarian seputar ikon dangdut, seperti penyanyi Goyang Dombret atau lirik lagu Inul Daratista Mawar Putih meningkat masing-masing sebanyak 100 persen dan 120 persen selama satu tahun ke belakang.
Melihat perkembangan ini, Inul Daratista sebagai pegiat musik dangdut mengaku senang. Inul yang telah berkarier di industri ini selama hampir 30 tahun bangga musik yang digelutinya selalu mendapat tempat di hati masyarakat, khususnya generasi sekarang.
"Ternyata dangdut itu memang tidak pernah kehilangan tempat di hati masyarakat Indonesia. Dari dulu sampai sekarang, dangdut terus bergerak mengikuti zaman, tapi tetap punya rasa yang dekat dengan kehidupan sehari-hari," kata Inul dalam acara Geal Geol Google yang digelar di kawasan GBK Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (18/6).
"Sebagai pelaku di industri musik dangdut, tentu saya senang sekali melihat generasi baru masih mencari, mendengarkan, bahkan menikmati goyangan khas dangdut. Ini bukti bahwa dangdut bukan hanya musik hiburan, tapi juga bagian dari budaya kita yang hidup lintas generasi," lanjut Inul.
Kepopuleran dangdut yang meroket lagi juga membuat Google Indonesia memilih genre ini untuk dihadirkan dalam rangka Hari Musik Sedunia yang jatuh pada Minggu (21/6).
Inul Daratista di Geal Geol Google/ Foto: InsertLive |
Dangdut juga dipilih karena genre ini mewakili identitas musik asli Indonesia.
"Hari Musik Sedunia tahun ini menjadi momen spesial bagi kami untuk merayakan Dangdut sebagai salah satu pilar budaya dan identitas bangsa Indonesia. Melalui data Google Search, kami melihat antusiasme luar biasa dari generasi muda yang tidak hanya mendengarkan, tetapi juga aktif mengeksplorasi musik ini secara digital-mulai dari mencari tutorial goyang hingga aransemen koplo," ungkap Muriel Makarim, Country Marketing Manager, Google Indonesia.
Perayaan Hari Musik Sedunia ini membawa semangat kebersamaan lewat irama dangdut dan menjadi momen yang sangat penting untuk mengapresiasi perjalanan musik Nusantara yang terus berkembang demi masa depan industri kreatif yang lebih baik.
Inul Daratista di Geal Geol Google/ Foto: InsertLive