Advertisement

Dengar Kritik Publik, FFI 2026 Rombak Sistem Penjurian Cerita Panjang & Lagu Tema

INSERTLIVE | Insertlive
Piala Citra FFI 2026
Dengar Kritik Publik, FFI 2026 Rombak Sistem Penjurian Cerita Panjang & Lagu Tema/Foto: InsertLive
Jakarta -

Piala Citra Festival Film Indonesia 2026 segera bergulir. Ajang ini menyaring berbagai film Indonesia terbaru yang akan memperebutkan berbagai nominasi bergengsi.

Mengusung tema Askala Karya Sinema Indonesia, acara ini merayakan daya hidup dan sinaran sinema nasional yang terus bergerak maju.

Tema ini berpijak pada filosofi mendalam bahwa cahaya selalu menemukan jalannya. Dari bayangan menjadi cerita, dari layar menjadi ingatan, dan mengalir dari satu generasi ke generasi berikutnya. Bahkan di tengah kegelapan, sebuah cerita terkadang dapat bersinar paling terang.

Melalui Askala Karya Sinema Indonesia, FFI 2026 ingin merayakan esensi tersebut dengan cahaya yang bersinar abadi di dalam karya-karya sinema Indonesia, sekaligus menjadi sarana konsolidasi ekosistem perfilman untuk meningkatkan daya saing di tingkat global.

Advertisement

Ketua Bidang Penjurian FFI 2026, Budi Irawanto, menjelaskan komitmen Komite FFI 2026 melakukan penyempurnaan pada sistem penjurian dengan tetap menjunjung prinsip transparansi, meritokrasi, dan akuntabilitas.

Untuk nominasi Cerita Panjang diubah menjadi tiga tahap, yaitu Tahap Seleksi Awal, Tahap Nominasi, dan Tahap Pemenang. Asosiasi Profesi Perfilman Indonesia tetap dilibatkan dan menjadi garda terdepan untuk menjaga profesionalitas pembuat film Indonesia.

"Perubahan sistem penjurian FFI 2026 mendasarkan pada masukan publik melalui beragam media dan terutama dari focus group discussion yang mengundang pemangku kepentingan dalam ekosistem perfilman Indonesia pada 13 Mei 2026 lalu. Secara umum, masukan itu dilambari keinginan agar hasil penjurian FFI benar-benar mencerminkan standar pencapaian tertinggi dari sisi teknis, artistik dan profesional dalam perfilman Indonesia," ujar Budi Irawanto dalam konferensi pers yang digelar di kawasan Jakarta Pusat, Kamis (18/6).

Budi Irawanto menambahkan ada perubahan untuk nominasi Pencipta Lagu Tema Terbaik pada perhelatan FFI yang dulu bisa diikuti oleh lagu-lagu yang rilis sebelum film dibuat. Kini, nominasi tersebut berubah menjadi Pencipta Lagu Tema Asli Terbaik, yang mana nantinya berisi lagu-lagu yang memang dibuat khusus untuk film tersebut.

Selain itu, Ketua Bidang Program FFI 2026, Prilly Latuconsina, memaparkan evaluasi dari program tahun lalu sekaligus membocorkan pendekatan baru yang akan diusung dalam rangkaian Road to FFI 2026, yaitu bakal memutar film yang berlaga di FFI dalam sepekan sebelum malam anugerah.

Sementara itu, sebagai representasi dari visi dan nilai edukasi festival tahun ini, dua aktor yang memiliki rekam jejak solid di industri perfilman tanah air, Nirina Zubir dan Morgan Oey resmi diperkenalkan sebagai Duta FFI 2026.

Kehadiran mereka diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi yang kuat antara komite, pelaku industri, serta masyarakat luas pecinta film.

(dia/yoa)
Loading ...
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement