Advertisement

Ratusan Kucing Diselamatkan dari Jagal, Ternyata Dagingnya Masih Dikonsumi di 3 Negara Ini

Insertlive | Insertlive
Kucing
Ratusan Kucing Diselamatkan dari Jagal, Ternyata Dagingnya Masih Dikonsumi di 3 Negara Ini / Foto: Tika - insertlive.com
Jakarta -

Nasib ratusan kucing peliharaan akhirnya terselamatkan setelah polisi membongkar salah satu jaringan perdagangan daging kucing terbesar di Vietnam.

Operasi yang berlangsung di Kota Ho Chi Minh itu mengungkap sisi gelap bisnis bawah tanah yang selama bertahun-tahun memanfaatkan pencurian hewan peliharaan untuk memenuhi permintaan pasar.

Sebanyak lebih dari 400 kucing hidup berhasil diamankan aparat. Banyak di antaranya kemudian dipulangkan dan dipertemukan kembali dengan pemilik masing-masing.

Namun, tidak semua hewan beruntung selamat. Sejumlah kucing ditemukan dalam kondisi mengenaskan dan dilaporkan mati.

Advertisement

Kasus tersebut kembali menyoroti praktik konsumsi daging kucing yang hingga kini masih ditemukan di beberapa negara Asia meski menuai kontroversi dan mendapat penolakan dari kelompok pecinta hewan.

Sembilan orang ditangkap dalam operasi yang membongkar jaringan perdagangan daging kucing di Vietnam.

Negara itu diketahui masih memiliki pasar gelap yang memperjualbelikan daging kucing dan anjing.

Daging kucing kerap diolah menjadi sup atau semur yang dijual secara sembunyi-sembunyi.

Tingginya permintaan membuat praktik pencurian hewan peliharaan terus terjadi. Kucing yang dicuri tidak hanya berasal dari Vietnam, tetapi juga diduga diselundupkan dari negara tetangga seperti Thailand dan Laos sebelum berakhir di rumah potong atau toko penjual daging.

Selain Vietnam, China juga dikenal sebagai salah satu negara dengan konsumsi daging kucing dan anjing yang masih ditemukan di sejumlah wilayah.

Kepercayaan tradisional yang berkembang di sebagian masyarakat membuat daging tersebut dianggap memiliki manfaat tertentu bagi kesehatan.

Beberapa orang meyakini konsumsi daging kucing dapat membantu menghangatkan tubuh saat musim dingin atau menyejukkan tubuh ketika cuaca panas.

Daging kucing biasanya diolah menjadi sup, hidangan berbumbu, hingga menu yang disajikan bersama nasi dan sayuran.

Laporan berbagai organisasi perlindungan hewan menyebut jutaan kucing menjadi korban perdagangan dan konsumsi setiap tahun di negara tersebut.

Negara lain yang masih menghadapi persoalan ini adalah Kamboja.

Menurut organisasi perlindungan hewan Four Paws, lebih dari satu juta kucing dibantai setiap tahun untuk konsumsi manusia di negara tersebut.

Sebagian besar hewan yang menjadi korban berasal dari kucing liar maupun hewan peliharaan yang dicuri.

Praktik ini terus menjadi perhatian aktivis kesejahteraan hewan karena dinilai menimbulkan penderitaan besar bagi hewan sekaligus merugikan pemilik peliharaan.

Kasus yang terungkap di Vietnam menunjukkan bahwa persoalan utama bukan hanya soal konsumsi daging kucing, tetapi juga jaringan perdagangan ilegal yang mendorong pencurian hewan peliharaan dalam skala besar.

Penyelamatan lebih dari 400 kucing tersebut menjadi salah satu operasi terbesar dalam beberapa tahun terakhir dan memberi harapan bagi upaya pemberantasan perdagangan hewan ilegal yang masih berlangsung di sejumlah negara Asia.

(ikh/fik)
Loading ...
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement