Advertisement

Viral Jajanan Hanoi Dijual 10 Kali Lipat ke Turis, Alasannya Bikin Geleng-geleng Kepala

InsertLive | Insertlive
Street Food, Jajanan pinggir jalan
Viral Jajanan Hanoi Dijual 10 Kali Lipat ke Turis, Alasannya Bikin Geleng-geleng Kepala/Foto: Unsplash/Michael Lock
Jakarta -

Sebuah video yang memperlihatkan wisatawan asing diduga membayar harga tidak wajar untuk jajanan kaki lima di Hanoi, Vietnam, viral di media sosial dan memicu perdebatan soal praktik harga turis yang masih kerap ditemukan di sejumlah destinasi wisata populer.

Dalam video yang beredar, seorang turis terlihat membeli jajanan tradisional berupa bola-bola nasi dari pedagang kaki lima di kawasan Hanoi. Awalnya transaksi tampak berjalan normal. Pedagang menawarkan makanan yang banyak dijumpai di jalanan kota tersebut dan wisatawan itu tampak tertarik untuk mencobanya. Namun setelah proses pembayaran selesai, muncul dugaan bahwa harga yang dibayarkan jauh lebih mahal dibanding harga normal yang biasa dikenakan kepada warga lokal. 

Menurut laporan yang beredar, sepuluh bola nasi tersebut sebenarnya dijual dengan harga sekitar 150 ribu dong Vietnam. Akan tetapi, turis itu terlihat menyerahkan uang sebesar 500 ribu dong Vietnam tanpa menerima kembalian yang sesuai. Jika dihitung, jumlah yang dibayarkan mencapai lebih dari tiga kali harga yang disebutkan pedagang. Di media sosial bahkan muncul klaim bahwa harga yang dikenakan bisa mencapai hampir 10 kali lipat dibanding harga yang biasa dibayar warga setempat. 

Video tersebut langsung menuai reaksi keras dari netizen Vietnam maupun wisatawan mancanegara. Banyak yang menilai praktik menaikkan harga secara berlebihan kepada turis dapat merusak citra pariwisata sebuah kota. Tidak sedikit pula yang mengingatkan wisatawan agar selalu menanyakan harga secara jelas sebelum membeli makanan atau suvenir di kawasan wisata.

Advertisement

Fenomena harga berbeda untuk turis sebenarnya bukan kali pertama terjadi di Hanoi. Pada 2024, kasus serupa sempat menjadi perhatian publik ketika seorang pedagang buah kaki lima kedapatan menjual dagangannya kepada wisatawan asing dengan harga empat kali lebih mahal dari harga normal. Saat itu, turis tersebut sempat terlibat adu argumen dengan pedagang setelah merasa ditipu. Investigasi kemudian menemukan bahwa harga yang dibayarkan jauh lebih tinggi dibanding harga sebenarnya. Kasus itu bahkan berujung pada sanksi dari pihak berwenang setempat.

Di sisi lain, banyak warga Vietnam yang mengecam tindakan pedagang nakal karena dinilai mencoreng reputasi Hanoi sebagai salah satu destinasi wisata kuliner terbaik di Asia Tenggara. Kota ini selama bertahun-tahun dikenal sebagai surga street food dengan harga terjangkau. Wisatawan biasanya bisa menikmati berbagai makanan khas seperti pho, banh mi, bun cha, hingga aneka camilan tradisional dengan harga yang relatif murah dibanding kota-kota besar lainnya di kawasan Asia. 

(dis/fik)
Loading ...
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement