Advertisement

Pendaki Tersambar Petir di Puncak Gunung Monrolo, Satu Orang Tewas

kpr | Insertlive
Ilustrasi Petir
Pendaki Tersambar Petir di Puncak Gunung Monrolo, Satu Orang Tewas / Foto: Magnific
Jakarta -

Lima orang pendaki dikabarkan terkena sambaran petir saat sedang berada di puncak Gunung Monrolo, Bonto, Manurung, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Atas kejadian itu, empat orang pendaki selamat, sementara satu orang dinyatakan tewas.

"Empat orang dinyatakan selamat, sementara satu orang meninggal dunia atas nama Fauzan umur 25 tahun, warga Desa Bonto Tallasa, Kecamatan Simbang, Maros," ucap Kepala Basarnas Kelas A Makassar Muhammad Arif Anwar, dilansir dari CNNIndonesia, Senin (25/5).

Kejadian nahas tersebut terjadi pada Minggu (24/5) sekitar pukul 17.20 WITA. Sore itu, lima orang pendaki menuju ke puncak gunung. Namun sayang, cuaca tiba-tiba saja berubah.

Advertisement

Para pendaki tetap mendokumentasikan perjalanan mereka setibanya di puncak gunung, meski sedang hujan deras. Tiba-tiba saja sebuah petir menyambar dan mengenai para pendaki.

Basarnas Makassar baru mendapatkan informasi soal adanya rombongan pendaki tersambar petir sekitar pukul 20.28 WITA. Sontak saja Basarnas Makassar bersama tim SAR gabungan langsung dengan sigap melakukan evakuasi di Puncak Gunung Monrolo.

Setelah melakukan pendakian pada malam hari, tim penyelamat akhirnya berhasil menemukan korban di puncak gunung pada pukul 05.50 WITA.

Gunung dengan ketinggian sekitar 1.109 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu, memiliki kontur bebatuan yang terjal dan curam. Hal ini membuat proses evakuasi mengalami kesulitan.

"Gunungnya terjal dan berbatu. Ada beberapa titik yang mengharuskan tim menggunakan tali karena medan yang sangat curam. Kendala teknis ini membuat tim membutuhkan waktu ekstra dalam proses evakuasi," jelas Arif.

Tim gabungan kedua berjumlah 20 orang dikerahkan ke puncak gunung pada Senin (25/5) pagi, pukul 08.00 WITA, untuk membantu proses evakuasi. Jenazah korban akhirnya dapat dibawa turun ke kaki gunung pada pukul 09.20 WITA.

Operasi SAR dinyatakan ditutup pada pukul 09.26 WITA usai seluruh korban berhasil dievakuasi.

(kpr/fik)
Loading ...
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement