Kisah Duka Pengantin Baru, Sang Suami Tewas Akibat Gunung Dukono Erupsi
Gunung Dukono di Halmahera Utara meletus pada Jumat (8/5) lalu. Akibat kejadian itu, tiga orang pendaki tewas, dua orang warga negara Singapura dan satu orang Indonesia.
Salah satu korban tewas akibat erupsi Gunung Dukono adalah Shahin Muhrez Abdul Hamid, pendaki asal Singapura. Tentu saja, kepergian Shahin menyisakan duka begitu mendalam bagi keluarga, terutama sang istri, Nurina Iffah Jusmani.
Tentu saja Nurina sangat kehilangan sosok pria yang dicintainya itu. Apalagi, Shahin dan Nurina merupakan pengantin baru yang menikah pada Oktober 2025 lalu.
Dilansir dari DetikTravel yang mengutip The Straits Times, Nurina mengungkapkan kesedihannya usai sang suami pergi untuk selamanya. Dalam curhatannnya, Nurina menyebut Tuhan menghadirkan sosok sang suami di hidupnya hanya dalam waktu enam bulan saja.
"Tuhan hanya meminjamkannya kepada saya selama enam bulan. Namun, dalam waktu sesingkat itu, saya merasakan cinta yang tak tertandingi," ujar Nurina Iffah Jusmani, dilansir, Selasa (12/5).
Nurina mengungkapkan, padahal ia dan sang suami sudah berencana untuk memulai kehidupan baru sebagai pasangan suami-istri di rumah mereka di Sengkang, Singapura. Namun, takdir justru berkata lain. Pasangan suami-istri itu harus terpisahkan oleh maut.
"Kami seharusnya memulai fase baru di rumah kami di Sengkang, tetapi saya percaya Tuhan adalah perencana terbaik," tuturnya.
Shahin memang seorang pecinta alam yang gemar mendaki gunung. Sebelumnya, Shahin sempat mendaki Gunung Kinabalu di Sabah, Malaysia. Lalu, sat berada di Indonesia, Shahin mendaki tiga gunung di Maluku Utara, termasuk Gunung Dukono.
(kpr/kpr)