Iduladha Makin Dekat, Ini 4 Mitos Daging Kambing yang Masih Banyak Dipercaya
Iduladha Makin Dekat, Ini 4 Mitos Daging Kambing yang Masih Banyak Dipercaya
Hari Raya Iduladha semakin dekat, konsumsi daging juga segera meningkat. Selain sapi, daging kambing juga identik dengan Iduladha dan menjadi favorit banyak orang. Daging kambing kemudian punya sejumlah pengaruh bagi tubuh.
Namun, di antara banyaknya pengaruh daging kambing, ada beberapa mitos yang hingga kini masih dipercaya banyak orang. Padahal, sejumlah anggapan ini belum tentu benar secara medis. Berikut merupakan empat mitos tentang daging kambing yang masih banyak dipercaya.
1. Bisa Meningkatkan Vitalitas Pria
Salah satu mitos paling populer yang masih beredar luas di masyarakat adalah anggapan bahwa daging kambing bisa meningkatkan gairah seksual pria. Mitos ini banyak dipercaya karena daging kambing bisa membuat tubuh terasa lebih panas.
Kandungan pada daging kambing seperti asam amino L-arginin disebut bisa membantu melancarkan aliran darah. Hal ini yang kemudian membuat daging kambing banyak dikaitkan dengan vitalitas pria.
Kandungan zat besi pada daging merah termasuk kambing juga sering dianggap mampu membantu produksi hormon testoteron. Meski demikian, hal ini masih belum bisa didukung dengan bukti ilmiah kuat.
Pasalnya, kandungan lemak dan kolesterol pada daging kambing justru lebih rendah dibandingkan daging sapi dan ayam.
(asw/and)