Kamu Sering Jawab 'Terserah'? Ini Sisi Kepribadian yang Jarang Disadari
Pasti Insertizen pernah bertemu dengan orang yang selalu menjawab dengan kata 'terserah' saat ditanya.
Orang-orang itu cenderung tidak mau berpikir lebih panjang ketika ditanya sesuai. Kata 'terserah' pun seakan sudah menjadi jalan keluar yang mudah agar terhindar dari perdebatan.
Meski terlihat sederhana dan dianggap tidak banyak menuntut, orang yang selalu memberikan jawaban itu ternyata memiliki kepribadiannya tersendiri lo. Berikut kepribadian seseorang yang sering menjawab 'terserah' berdasarkan data dari Personal Growth dan Zhihu.
Tak Bertanggung Jawab
Mengucap kata terserah saat ditanya menjadi salah satu tanda orang tersebut tidak ingin memikul tanggung jawab dari keputusan yang diambil. Sehingga keputusan itu diambil alih oleh orang lain.
Sosok yang Santai
Kebiasaan ini juga menandakan orang tersebut adalah pribadi yang santai. Meski begitu, mereka juga terkadang dinilai kurang peka dengan kondisi sekitar.
Menghindari Konflik
Mereka yang sering menjawab terserah juga dinilai sebagai orang yang ingin menghindari konflik karena tidak mau ikut campur dengan perdebatan. Mereka lebih memilih mengalah agar tidak terlibat apa pun dengan masalah tersebut.
Ikut Pilihan Orang Lain
Tak mau banyak mikir, orang yang suka bilang terserah pun akhirnya lebih memilih untuk mengikuti pilihan orang lain. Bukannya tak punya pendirian, mereka hanya tidak mau pembahasan atau diskusi semakin panjang.
Kurang Tegas
Gegara suka mengikuti pilihan orang lain, mereka pun dinilai sebagai pribadi yang kurang tegas. Jawaban itu seperti membuat orang lain bingung karena tidak memiliki kejelasan atas pilihan yang diambil.
Kurang Pede
Bukan hanya dinilai kurang tegas, orang yang suka bilang terserah juga kerap dianggap sebagai orang yang kurang pede atau percaya diri. Pasalnya mereka tidak yakin dengan pilihannya sendiri.
Kurang Ekspresif
Terakhir yaitu kurang ekspresif. Mereka yang suka bilang terserah biasanya terlihat kurang ekspresif karena tidak membagikan pendapatnya. Hal itu membuat ekspresi mereka terasa lebih datar dan biasa.
(agn/arm)