Advertisement

Semangkuk Laksa Halal dengan Cita Rasa Autentik Khas Peranakan

ARM | Insertlive
Makanan di Baia Nonna
Semangkuk Laksa Halal dengan Cita Rasa Autentik Khas Peranakan (Foto: Arman Maulana Azis - InsertLive.com)
Jakarta -

Percampuran antara budaya Tionghoa dengan budaya lokal menghasilkan keturunan yang disebut dengan Peranakan.

Peranakan merupakan istilah untuk menyebut komunitas keturunan hasil percampuran budaya Tionghoa dengan budaya lokal di Asia Tenggara, seperti di Indonesia, Malaysia, dan Singapura.

Perpaduan budaya tersebut juga menghasilkan akulturasi cita rasa masakan menjadi lebih beragam. Kuliner Peranakan menciptakan rasa khas, tidak sepenuhnya Tionghoa, tapi juga bukan murni lokal.

Ciri utama masakan Peranakan adalah kombinasi teknik memasak Tionghoa dengan bumbu dan rempah lokal yang kuat, sehingga rasanya biasanya kaya, kompleks, gurih, dan aromatik.

Advertisement

Salah satu kuliner Peranakan yang populer adalah laksa, terkenal dengan kuah santan kental, kaya rempah, pedas, dan gurih.

Hidangan ini umumnya terdiri dari mi tepung beras, udang, tahu pong, tauge, dan daun laksa, yang memberikan aroma khas dan cita rasa mendalam.

Laksa dengan cita rasa Peranakan juga menjadi salah satu menu andalan dari restoran Baia Nonna, yang menghadirkan kekayaan cita rasa warisan lintas budaya dalam suasana hangat dan modern.

Terinspirasi dari sosok Nonna yang anggun berkebaya, sebagai simbol tradisi dan kehangatan keluarga, restoran ini menghadirkan pengalaman bersantap autentik tanpa meninggalkan nilai tradisi yang menjadi identitasnya.

Makanan di Baia NonnaMenu Makanan Khas Peranakan di Baia Nonna/ Foto: Arman Maulana Azis - InsertLive.com

Bertepatan dengan Hari Kartini, Baia Nonna juga mengumumkan pencapaian telah mendapatkan sertifikasi halal dari MUI.

Seperti semangat Kartini yang merepresentasikan kemajuan tanpa melupakan akar budaya, restoran khas Peranakan ini menghadirkan langkah baru yang memperkuat relevansi kuliner Peranakan di tengah masyarakat Indonesia modern.

"Bagi kami, Nonna bukan sekadar figur, tetapi simbol kehangatan rumah, tradisi keluarga, dan cerita yang diwariskan dari generasi ke generasi. Melalui kampanye 'It's Nonna Halal', kami ingin mengajak lebih banyak keluarga Indonesia untuk menikmati warisan kuliner Peranakan dengan rasa nyaman dan penuh kepercayaan," ujar Aulia Rahman, selaku Deputy General Manager Baia Nonna di Jakarta pada Selasa (21/4).

(arm/fik)
Loading ...
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement