Ini 6 Alasan Penyebab Kucing Sering Ikut Bangun Saat Waktu Sahur
Ini 6 Alasan Penyebab Kucing Sering Ikut Bangun Saat Waktu Sahur
Para pemilik kucing pasti sadar bahwa hewan berbulu kesayangan mereka sering ikut terbangun di waktu sahur. Terkadang, kucing justru lebih dulu sampai ke meja makan seolah menunggu pemilik untuk datang.
Kucing seolah tahu persis kapan waktu sahur dimulai, mereka sudah menunggu pemilik yang hendak melaksanakan sahur di depan pintu atau bahkan di dekat meja makan. Namun, apa sebenarnya penyebab kucing yang umumnya lebih senang tidur justru seolah ingin ikut sahur?
Ternyata fenomena ini bukan hanya sekadar hal ajaib atau kebetulan manis yang membuat pemilik kucing gemas. Ada penjelasan ilmiah di balik kebiasaan kucing yang mendadak ikut aktif di waktu sahur.
Mulai dari ritme biologis hingga kepekaan terhadap kebiasaan pemilik, ini enam alasan kucing ikut terbangun di waktu sahur.
Ini Alasan Ilmiah Kucing Sering Ikut Bangun Saat Waktu Sahur
1. Kucing Memang Aktif di Waktu Fajar
Kucing dikenal sebagai hewan crepuscular, yakni jenis hewan yang mulai aktif di waktu fajar dan senja. Bulverde Animal Hospital menjelaskan bahwa hal ini berkaitan dengan naluri berburu leluhur mereka yang memanfaatkan cahaya redup untuk mencari mangsa.
Fajar dan senja kemudian menjadi waktu alami bagi kucing untuk aktif. Sahur yang berlangsung di waktu dini hari mendekati fajar otomatis bersinggungan dengan waktu alami kucing untuk bergerak dan menjelajah.
Aktivitas rumah yang mendadak hidup memperkuat dorongan alami kucing untuk beraktivitas dengan aktif. Oleh karena itu, wajar jika mereka ikut serta bangun saat waktu sahur tiba.
2. Indra Penciuman Tajam Kucing Menangkap Aroma Makanan
Selain ritme biologis tubuh, penciuman kucing yang tajam juga punya peran besar dalam perilaku makan hewan ini. Aroma nasi hangat bahkan lauk saat sahur bisa memicu respons kucing untuk terbangun karena menganggapnya sebagai potensi makanan.
Suara kecil juga bisa menjadi alarm alami bagi kucing. Kucing bisa dengan cepat mengaitkan berbagai rangsangan tersebut sebagai waktu makan, memancing mereka untuk bangun dan aktif saat sahur.
Ini Alasan Ilmiah Kucing Sering Ikut Bangun Saat Waktu Sahur
Ilustrasi Kucing Tidur/ Foto: dok. Freepik |
3. Kucing Bisa Membaca Rutinitas Pemilik
Kucing terkenal peka terhadap rutinitas pemilik. Penelitian oleh Chelby, dkk pada tahun 2025 menemukan bahwa kucing bisa mengenali berbagai aktivitas tetap, termasuk jam bangun hingga aktivitas tertentu.
Ketika sahur konsisten dilakukan selama bulan puasa, kucing bisa merekam pola tersebut dan mulai mengikutinya. Rutinitas berulang juga menciptakan ekspektasi tersendiri bagi kucing, membuat mereka sering terbangun lebih dulu dibanding pemilik saat sahur.
|
Baca Juga : 5 Manfaat Lion Cut untuk Kucing
|
4. Sensitif Terhadap Perubahan Lingkungan
Kucing juga sangat peka terhadap perubahan lingkungan di sekitarnya. Cahaya yang mendadak menyala, langkah kaki, hingga pintu yang dibuka saat sahur bisa mengusik tidur mereka. Hal ini membuat aktivitas sahur sangat mudah membangunkan kucing.
Menurut sejumlah penelitian, kucing mengandalkan indera tajam mereka untuk memantau lingkungan sebagai bentuk kewaspadaan alami. Jika rumah yang biasanya sunyi di jam tertentu mendadak ramai, kucing terpaksa bangun untuk memastikan situasi aman.
Rasa penasaran serta insting protektif kemudian membuat kucing ikut bergerak saat waktu sahur tiba.
Ini Alasan Ilmiah Kucing Sering Ikut Bangun Saat Waktu Sahur
5. Mencari Perhatian dari Pemilik Saat Rumah Sedang Ramai
Waktu sahur yang sebelumnya sepi berubah menjadi ramai kala memasuki bulan Ramadan. Lampu yang menyala hingga suara yang berisik menjadi momen sosial yang dirasa menarik bagi kucing.
Chino Valley Animal Hospital kemudian menyebut bahwa kucing kerap mendambakan stimulasi dan interaksi sosial, terutama dengan pemilik mereka. Oleh karena itu, kala kucing melihat manusia aktif, mereka terdorong untuk ikut terlibat dengan cara duduk dekat hingga mengeong.
6. Berharap Mendapatkan Jatah Makanan
Terkadang, alasan paling sederhana kucing kesayangan ikut terbangun saat sahur adalah bahwa mereka mengharapkan jatah makanan. Kucing belajar melalui asosiasi dan pengalaman diberi camilan pada waktu tertentu yang terekam jelas di ingatan.
Jika kucing pernah mendapatkan potongan kecil camilan saat sahur, peluang mereka untuk mengulang kebiasaan itu semakin besar. Mereka kemudian menghubungkan jam dini hari dengan kesempatan makan tambahan.
Konsep pembelajaran asosiatif ini kemudian membuat perilaku kucing untuk meminta imbalan saat sahur sering terjadi.
Kebiasaan kucing ikut terbangun saat sahur kemudian bukan sekadar momen gemas, tetapi ada penjelasan ilmiah di baliknya yang bisa jadi alasan utama.
(asw)
Ilustrasi Kucing Tidur/ Foto: dok. Freepik