Kenapa 'Bridgerton 4' Dibagi Menjadi 2 Bagian?
Serial Bridgerton telah merilis musim keempatnya pada 29 Januari 2026. Namun, dari total delapan episode, Bridgerton Season 4 baru menayangkan empat episode pertama, episode lima hingga delapan akan menyusul pada 26 Februari 2026.
Keputusan untuk membagi Bridgerton Season 4 menjadi dua bagian, merupakan keputusan dari Netflix.
Produser eksekutif Bridgerton, Jess Brownell, awalnya tidak tahu apakah Netflix akan membagi musim menjadi dua bagian.
Namun, ia telah yakin Netflix akan melakukannya, mengingat formula tersebut juga dilakukan pada Bridgerton Season 3. Meski begitu, Jess dan timnya selalu berusaha menyuguhkan momen penting pada akhir episode empat.
"Saya merasa itu sangat mungkin karena tampaknya berhasil dengan baik untuk musim ketiga di Netflix, tetapi kami tidak memikirkannya (atau) membicarakannya, terlalu banyak di ruang (penulis)," kata Jess Brownell kepada Town & Country.
"Kami selalu mencoba untuk membangun momen besar di akhir episode empat terlepas dari apakah itu dibagi menjadi dua bagian atau tidak," lanjutnya.
Membagi satu musim serial menjadi dua bagian bukanlah strategi baru dari Netflix. Mereka telah menerapkannya pada sejumlah serial populer, seperti Emily in Paris dan You.
Strategi ini awalnya dilakukan demi menyesuaikan perilaku penonton selama pandemi COVID-19.
"Beberapa di antaranya dilakukan karena alasan tertentu, karena saat itu sedang pandemi Covid dan terjadi aksi mogok kerja agar acara-acara tersebut dapat ditayangkan sehingga penonton tidak perlu menunggu lama," kata kepala konten Netflix, Bela Bajaria, kepada Deadline, tahun lalu.
Namun, ada juga beberapa kreator yang meminta serialnya dibagi menjadi dua demi jeda emosional yang pas.
"Seringkali hal itu didorong oleh kreator. Peter Morgan di The Crown, Shonda Rhimes di Bridgerton , ada cara yang mereka inginkan untuk menyusun atau menulisnya karena mereka merasa itu adalah jeda emosional yang sebenarnya dan alami," jelasnya.
"Jadi tidak ada cara yang baku, itu tergantung pada apa yang terbaik untuk acara tersebut," tambahnya.
Dengan strategi ini, Netflix menerima beberapa manfaat, salah satunya retensi pelanggan karena pemirsa harus berlangganan lebih lama untuk menyelesaikan sebuah serial.
Hal ini juga membuat sebuah acara tetap terlihat dalam peringkat streaming untuk jangka waktu yang lebih lama.
(KHS/KHS)