Padel Olahraga Menggembirakan, Tapi Berisiko Terhadap Kesehatan Mata
Olahraga Padel belakangan memang menjadi tren yang amat digandrungi banyak orang. Namun, tentu saja keselamatan dan keamanan dalam berolahraga sangat diperhatikan.
Ternyata, olahraga padel sangat memiliki resiko yang sangat berbahaya terhadap mata. Tentunya, mata merupakan organ yang sangat sensitif dan memerlukan perawatan intensif agar terhindar dari gangguan penglihatan.
Karena olahraga padel itu sendiri mempunyai kecepatan bola yang sangat cepat dan karakteristik permainannya bisa menyebabkan trauma mata yang sangat kompleks. Olahraga padel itu berbeda dengan tenis, raket padel sendiri tidak memiliki senar dan terbuat dari bahan yang padat.
Sementara bolanya lebih ringan, kecepatan bola dalam dinilai lebih sulit ditangkap mata dibandingkan bola tenis atau bulu tangkis.
"Sekarang kan banyak yang suka dengan olahraga ini, itu kan bolanya cepat sekali. Dan saya pun pernah berapa kali menangani kasus mata terkena dengan bola padel. Kecepatan bola padel itu sendiri berbeda dengan tenis atau bulu tangkis yang bisa diamati secara perlahan," ujar Dr. Ucok Parlindungan Pasarribu, Sp.M (K) ditemui kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (28/1).
Padel/ Foto: Istimewa |
Ia pun mengatakan bola padel yang melesat cepat itu berpontesi menyebabkan cedera mata, terutama jika mengenai mata langsung. Selain bola padel, raket padel yang keras dan tanpa senar juga berisiko mengenai mata baik sengaja atau benturan oleh rekan bermain. Apabila cedera itu tidak segara ditangani bisa memicu komplikasi serius.
"Sekarang banyak sekali olahraga yang ekstrem-ekstrem dan bisa berisiko menimbulkan gangguan mata yang sangat kompleks. Apalagi cedera mata itu tidak segera ditangani dengan cepat yang kena bukan hanya kornea mata, tetapi retina mata pun juga bisa kena dan bahkan memicu glaukoma. Atau lebih fatalnya bisa semuanya," ujar Dr. Ucok Parlindungan Pasarribu.
Mayapada Healthcare resmi grand opening Mayapada Eye Center Sudirman dengan konsep yang premium. Dengan komitmennya bahwa menjaga kesehatan mata akan menjadi pontensi ke depan. Dan ia mengungkapkan butuh keberanian untuk bisa membuka MEC di daerah Sudirman.
"Tidak dipungkiri gaya hidup masyarakat sekarang saat ini menjaga kesehatan mata itu sangat penting sekali. Dan karena itu, kita meresmikan di daerah Sudirman demi menjadi pilihan utama untuk kesehatan mata. Kita hadir di pusat bisnis untuk mereka yang memiliki waktu yang terbatas namun akses yang mudah dan bisa selesai dalam satu-dua pertemuan saja dengan dokter mata yang terbaik," ujar Jonathan Tahir selaku Komisaris Utama Mayapada Healthcare.
Pihak Presiden Direktur & CEO Mayapada Healthcare yakni Navin Sonthalia mengungkapkan masyarakat itu cenderung mencari yang terbaik dan presisi untuk kesehatan mata. Dan ia mengatakan bahwa MEC Sudirman hadir dengan memberikan sebuah pelayan yang premium dan menggunakan teknologi terkini.
"Jadi perbedaan kita dengan klinik mata yang lain yakni kita melakukan layanan yang lebih komprehensif, one stop solution yang kita setting premium namun dengan harga yang terjangkau dan juga memiliki kualitas tindakan yang sebaiknya," ujar Navin Sonthalia.
Mayapada Eye Center Sudirman sendiri itu terletak ditower Mayapada Tower 2 dan hadir dengan beragam teknologi terkini. Seperti Laser Vision Correction (LVC) dengan teknologi mutakhir SMILE Pro Hyperopic dari ZEISS. Produser ini menjadi salah satu yang pertama di Indonesia dan Asia Tenggara.
(Insertlive)
Padel/ Foto: Istimewa