Tren Hobi untuk Kesehatan Mental 2026: Dari Kreativitas hingga Digital Detox
Tren Hobi untuk Kesehatan Mental 2026: Dari Kreativitas hingga Digital Detox (Foto: Khansa/insertlive.com)
Memasuki 2026, pembahasan soal kesehatan mental semakin mendapatkan perhatian. Banyak orang mulai menyadari menjaga pikiran tetap sehat tidak melulu soal liburan mahal atau sesi healing mewah, tetapi bisa dimulai dari rutinitas kecil bernama hobi.
Tahun ini, hobi kembali menjadi kunci untuk menjaga keseimbangan hidup, terutama yang berkaitan dengan kreativitas, aktivitas fisik, hingga eksplorasi alam.
Gaya hidup digital detox dan kecenderungan kembali ke alam atau aktivitas 'back to nature' juga makin kuat, sehingga berbagai jenis hobi non-gadget dianggap ampuh untuk membantu meredakan stres dan mengembalikan fokus.
Berikut daftar hobi yang bisa Insertizen mulai tahun ini untuk menjaga kesehatan mental :
Hobi Kreatif & Ekspresif
1. Menulis jurnal atau journaling
Kegiatan ini terbukti membantu meredakan stres melalui expressive writing. Lewat tulisan, seseorang dapat memproses perasaan dengan lebih jujur, sekaligus melatih regulasi emosi.
2. Melukis atau menggambar
Seni selalu menjadi medium nonverbal yang efektif. Tanpa harus menjadi profesional, aktivitas ini bisa meningkatkan kepuasan diri, kreativitas, dan rasa tenang.
3. Memasak
Banyak orang mulai melihat dapur sebagai tempat terapi baru. Proses mengolah bahan dari memotong sayuran hingga mencicipi masakan, menghadirkan sensasi mindfulness dan rasa pencapaian.
Hobi Fisik & Relaksasi
1. Berolahraga
Mulai dari jalan kaki, bersepeda, yoga, padel, tennis, hingga olahraga tim seperti futsal, semua terbukti mampu meningkatkan hormon bahagia. Aktivitas fisik bukan hanya baik untuk tubuh, tetapi juga menyingkirkan rasa cemas.
2. Meditasi & mindfulness
Rutinitas beberapa menit sehari untuk 'bernapas dan sadar' terbukti ampuh menjadi jeda dari kesibukan. Metode ini membantu mengembalikan fokus dan mengurangi tekanan pikiran.
3. Berkebun
Kembali menyentuh tanah dan merawat tanaman memberikan efek grounding. Berinteraksi dengan alam dapat menurunkan stres sekaligus menumbuhkan rasa tanggung jawab kecil yang menenangkan.
Hobi Intelektual
1. Membaca buku
Mulai dari fiksi, nonfiksi, hingga self-development, membaca membantu memperluas wawasan dan meningkatkan kreativitas. Aktivitas ini juga dapat melatih empati serta kecerdasan emosional.
2. Fotografi alam
Menangkap momen di alam terbuka tidak hanya menyegarkan pikiran, tetapi juga memperkuat koneksi dengan lingkungan sekitar. Cocok untuk kamu yang ingin rehat sejenak dari hiruk-pikuk kota.
3. Bermain catur
Meskipun klasik, catur tetap relevan. Hobi ini melatih kemampuan berpikir strategis, pengambilan keputusan, dan fokus jangka panjang.
Hobi Sosial untuk Menunjang Dukungan Emosional
1. Hang out atau berkumpul dengan orang terdekat
Obrolan ringan, makan bareng, atau sekadar menikmati kopi bersama terbukti membantu menurunkan stres dan meningkatkan rasa terhubung.
2. Olahraga bersama
Selain menyehatkan, kebiasaan ini membangun ikatan sosial dan memberikan motivasi ekstra untuk hidup lebih aktif.
Tren Wellness 2026: Digital Detox & Kembali ke Alam
Beberapa tahun terakhir, masyarakat mulai jenuh dengan aktivitas yang selalu berkaitan dengan layar. Oleh karena itu, digital detox diprediksi menjadi tren besar 2026.
Mengurangi waktu menatap gadget digantikan dengan kegiatan seperti membaca buku, merawat tanaman, atau menghabiskan waktu di ruang terbuka.
Selain itu, konsep back to nature kian kuat. Jalan kaki di taman, piknik kecil, hingga fotografi alam menjadi aktivitas yang dipilih untuk memulihkan energi dan meningkatkan ketenangan batin.
(KHS/KHS)
TERKAIT