Advertisement

Mencicipi Makanan Nusantara di Gedung Cagar Budaya di Tengah Blok M

InsertLive | Insertlive
PUJA BUMI KENDURI
Mencicipi Makanan Nusantara di Gedung Cagar Budaya di Tengah Blok M/Foto: Rivaldio
Jakarta -

Blok M dikenal sebagai distrik dengan energi kreatif yang tak pernah padam. Sebagai tempat keberanian bereksperimen untuk bereksperimen dengan denyut gaya hidup urban, Blok M bisa dianggap sebagai jantung kota Jakarta Selatan.

Dikelilingi deretan kantor strategis, kawasan Blok M kerap menjadi titik temu favorit Gen Z hingga para pekerja kantoran yang mencari jeda selepas rutinitas untuk sekadar duduk santai atau makan sebelum pulang ke rumah.

Tak hanya soal nongkrong, Blok M juga menjelma sebagai surga kuliner. Beragam pilihan rasa berjejal di setiap sudut Blok M. Belakangan, sorotan menarik pada restoran yang menghadirkan cita rasa autentik Nusantara yang menawarkan pengalaman bersantap yang hangat di tengah hiruk pikuk kota Jakarta Selatan.

Mengusung nama yang unik dan sarat makna, Puja Bumi Kenduri menempati bangunan cagar budaya di kompleks Peruri dengan latar taman kota yang luas dan asri sehingga resto ini nyaman dikunjungi untuk sekadar work from anywhere atau bersantap bersama keluarga.

Advertisement

Dengan konsep yang nyaman, Puja Bumi Kenduri menghadirkan kenyamanan dalam perpaduan visual, rasa, dan suasana hangat yang membuat setiap kunjungan terasa berkesan.

"Ini memang bangunan cagar budaya yang menjadi ciri khas. Dulu rumah ini pernah digunakan sebagai tempat tinggal direksi Peruri dan sekarang kami mendapatkan kesempatan untuk mengoptimalisasi rumah dan area ini. Bangunan ini sudah cukup lama kosong," kata Rezha Raditya, perwakilan Mantara Group.

Tak hanya memanjakan mata lewat suasana outdoor yang menyejukkan, restoran di bawah naungan Mantara Group ini juga menyuguhkan beragam menu khas Indonesia dengan kualitas rasa setara bintang lima.

Chef Ray Villian sebagai koki utama mengungkapkan bahwa proses kurasi atau development menu Nusantara di Puja Bumi Kenduri memakan waktu hingga satu bulan untuk merampungkan sekitar 90 hidangan yang kini bisa dicoba.

Terjun langsung menjelajah berbagai daerah di Indonesia melalui perjalanan rasa, menu di resto ini mejanjikan cita rasa yang tetap relevan dan dapat diterima oleh lidah masyarakat urban, khususnya masyarakat Jakarta.

"Sebenarnya kita memilih menu yang easy to sell dulu sambil kita menyiapkan menu makanan lainnya. Biasanya saya dan Chef Ray akan berkeliling untuk mencari menu-menu baru," papar Rezha.

"Makanan Palapa Kelor Mesanten ya misalnya, saya pernah ikut upacara Bali terus saya cobain makanan signature keluarganya yang didapat dari pemanfaatan buah kelapa utuh dari batoknya, airnya, sampai daging kelapanya. Itu rempah dan bumbu Bali sangat cocok untuk di-mix dan enak. Cuman di sini saya ubah sayurannya daun kelor karena kalau di Bali kan itu ikan ya," kata Chef Ray.

Rezha dan Chef Ray.Rezha dan Chef Ray./ Foto: INSERTLIVE/DIAS

Berdiri sejak September 2025, Puja Bumi Kenduri mengusung filosofi sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur atas kekayaan dan kelezatan kuliner Nusantara. Nama tersebut sekaligus menjadi doa agar restoran ini terus tumbuh, berkembang, dan dikenal luas oleh para pencinta kuliner.

Berbeda dari makna kata Puja, kata Kenduri dimaknai sebagai perayaan kebersamaan. Makna tersebut tercermin dari konsep penyajian menu sharing yang dihadirkan Puja Bumi Kenduri, dengan harga mulai dari Rp100 ribuan. Konsep ini mengajak pengunjung menikmati hidangan bersama dalam suasana yang hangat dan akrab.

Tak perlu khawatir soal kenyamanan, restoran ini sudah mengantongi sertifikat halal dan melayani pengunjung setiap hari dari pukul 10.00 WIB hingga 22.00 WIB.

(dis/dis)
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement