Advertisement

8 Tips Minum Kopi yang Harus Diperhatikan Penderita Asam Lambung

Insertlive | Insertlive
Orang minum kopi
8 Tips Minum Kopi yang Harus Diperhatikan Penderita Asam Lambung/ Foto: Freepik
Jakarta -

Kopi sudah menjadi bagian dari gaya hidup banyak orang. Aromanya yang khas membuat minuman ini menjadi teman setia di tengah aktivitas harian.

Di samping kenikmatannya, kopi justru menjadi pantangan tersendiri bagi penderita GERD. Kandungan kafeinnya dapat mengendurkan otot kerongkongan bagian bawah sehingga memberi akses bagi asam lambung untuk naik kembali.

Meski begitu, para penderita asam lambung tetap dapat menikmati kopi, asalkan tetap memperhatikan beberapa hal tertentu. Simak tips-tipsnya berikut ini.

1. Batasi Asupan Kopi

Advertisement

Sebagai penderita GERD, kemampuan minum kopi akan lebih terbatas dibandingkan dengan orang lain yang tidak memiliki riwayat penyakit serupa. Asupan kafein yang tinggi dapat memicu naiknya asam lambung lewat celah kerongkongan yang rileks.

Batasi porsi kopi yang akan dikonsumsi setiap harinya. Sebaiknya, cukup dua atau tiga cangkir kecil saja dalam sehari.

2. Jangan Minum Kopi Sebelum Makan

Hindari minum kopi di pagi hari selagi perut masih kosong atau belum makan. Aktivitas ini dapat memicu peningkatan produksi asam lambung berlebih. Akibatnya, akan timbul masalah pencernaan, seperti mual dan kembung.

Jika ingin minum kopi, awali dengan sarapan ringan terlebih dahulu. Porsi kopinya juga tetap perlu dibatasi.

3. Tambahkan Susu

Jika kamu tetap ingin menikmati kopi, bisa tambahkan susu ke dalam kopimu. Kandungan protein pada susu dapat menetralkan asam serta menurunkan kadar kafein pada kopi. Campuran susu membuat kopi lebih aman dinikmati oleh penderita asam lambung.

4. Pilih Jenis Kopi dengan Kadar Asam Rendah

Kopi dengan tingkat keasaman rendah merupakan pilihan kopi yang lebih aman bagi para pengidap asam lambung. Salah satu kopi yang dikenal dengan tingkat keasamannya yang rendah adalah Kopi Arabika. Kadar kafeinnya pun juga lebih rendah dibandingkan jenis kopi lain.

5. Gunakan Metode Cold Brew

Mengonsumsi kopi dengan metode penyeduhan tertentu juga dapat menurunkan risiko asam lambung. Salah satunya dengan metode cold brew, yakni teknik penyeduhan kopi dengan cara merendam bubuknya dalam air dingin atau suhu ruang dalam waktu lama.

Selain menghasilkan rasa yang lebih pekat, teknik ini juga dapat menurunkan kadar kafein dan asam pada kopi.

6. Minum Air Putih Setelah Mengonsumsi Kopi

Cara paling simple untuk mencegah asam lambung setelah minum kopi adalah dengan minum air putih. Segelas air usai mengonsumsi kopi dapat meminimalisir efek GERD pada lambung. Air dapat mengurangi kadar asam dari kopi yang telah dikonsumsi.

7. Hindari Perisa Tambahan

Selain kafein, kandungan perisa dalam kopi, seperti krim dan pemanis juga dapat menjadi pemicu asam lambung. Pemanis buatan membutuhkan waktu pencernaan lebih lama sehingga lambung akan memproduksi asam lebih banyak. Hal ini dapat menyebabkan perut menjadi kembung.

Para pengidap GERD lebih disarankan untuk mengonsumsi kopi murni tanpa pemanis tambahan apapun untuk mengurangi risiko asam lambung.

8. Pilih Kopi dengan Kafein Rendah

Para penderita asam lambung perlu memperhatikan kadar kafein yang masuk ke dalam tubuh. Pilih jenis kopi dengan kandungan kafein rendah, misalnya dark roast coffee. Dark roast adalah biji kopi yang telah disangrai pada suhu tinggi. Metode tersebut mampu menurunkan kadar kafein pada biji kopi ini.

Umumnya, biji kopi dark roast memiliki warna yang lebih gelap (cenderung hitam) serta rasa yang lebih pekat.

(Astrid Riyani Atmaja/fik)

Komentar

!nsertlive

Advertisement