Ayat Al-Qur'an yang Dilantunkan Saat Opening Piala Dunia 2022 Qatar

Nabila Sahma | Insertlive
Senin, 21 Nov 2022 16:45 WIB
US actor Morgan Freeman (L) and Qatari YouTuber Ghanim al Muftah speak during the opening ceremony ahead of the Qatar 2022 World Cup Group A football match between Qatar and Ecuador at the Al-Bayt Stadium in Al Khor, north of Doha on November 20, 2022. (Photo by Odd ANDERSEN / AFP) (Photo by ODD ANDERSEN/AFP via Getty Images) Foto: AFP via Getty Images/ODD ANDERSEN
Jakarta, Insertlive -

Megahnya acara pembukaan Piala Dunia 2022 sukses membuat merinding banyak orang dari berbagai penjuru dunia. Upacara pembukaan piala dunia 2022 secara resmi digelar kemarin pada hari Minggu, (20/11). Pembukaan piala dunia 2022 yang mengundang antusiasme banyak orang di seluruh dunia ini diadakan di Stadion Al Bayt, Khor dengan kapasitas 60 ribu orang.

Acara persembahan untuk menyambut Piala Dunia 2022 yang akan dilaksanakan di Qatar ini dibuka dengan lantunan lagu-lagu Timur Tengah serta menghadirkan seorang aktor Morgan Freeman dan YouTuber Ghanim Al-Muftah dengan dialog mereka yang membicarakan tentang keberagaman manusia di dunia.

Di tengah perbincangan mereka, Morgan Freeman juga menyampaikan betapa megahnya persembahan yang ditampilkan saat upacara pembukaan Piala Dunia 2022 malam itu. Semua tampak baru baginya, "Saya mendengar sesuatu yang indah. Bukan hanya musik, melainkan juga perayaan ini. Ini semua sangat baru," katanya.


Lalu, Ghanim Al-Muftah melanjutkan perbincangan mereka dengan lantunan surat dalam Al-Qur'an. Ia melantunkan potongan surah Al-Hujurat Ayat 13 dengan indah dan Morgan Freeman mengucapkan terjemahan yang menjadi arti dari ayat tersebut.

Makna dari potongan surat ini diharapkan dapat menjadi fondasi berjalannya kompetisi Piala Dunia 2022 nanti. Berikut InsertLive rangkum seputar makna dari surat Al-Hujurat yang dilantunkan sebagai pembuka acara Piala Dunia 2022.

Makna Surat Al Hujurat 13 di Opening Piala Dunia 2022

Potongan ayat surat Al-Hujurat yang dibacakan saat opening Piala Dunia 2022 mengundang banyak perhatian netizen di seluruh dunia. Ayat ini disebut sebagai fondasi berjalannya Piala Dunia 2022 yang akan berlangsung di Qatar.

Berikut bunyi surat Al-Hujurat ayat 13:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَٰكُم مِّن ذَكَرٍ وَأُنثَىٰ وَجَعَلْنَٰكُمْ شُعُوبًا وَقَبَآئِلَ لِتَعَارَفُوٓا۟ ۚ إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِندَ ٱللَّهِ أَتْقَىٰكُمْ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ

Yā ayyuhan-nāsu innā khalaqnākum min żakariw wa unṡā wa ja'alnākum syu'ụbaw wa qabā`ila lita'ārafụ, inna akramakum 'indallāhi atqākum, innallāha 'alīmun khabīr

Artinya: "Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling takwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal." (QS. Al-Hujurat ayat 13)

Mengutip dari Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), ayat tersebut dapat ditafsirkan sebagai penjelasan bagaimana tata krama dalam hubungan manusia pada umumnya. Oleh karena itu, ayat ini berisikan panggilan untuk manusia pada umumnya yang dapat terlihat dari kata, "Wahai, manusia" pada ayat tersebut.

Potongan surah Al-Hujurat ini juga menjelaskan tentang kesetaraan kita satu sama lain sebagai manusia keturunan Nabi Adam dan Hawa.

Berikut adalah bunyi tafsir dari surat Al-Hujurat yang dilantunkan saat upacara pembukaan Piala Dunia 2022 di Qatar secara ringkas menurut Kemenag RI dengan mengutip dari Tafsir Qur'an:

"Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, yakni berasal dari keturunan yang sama yaitu Adam dan Hawa. Semua manusia sama saja derajat kemanusiaannya, tidak ada perbedaan antara satu suku dengan suku lainnya. Kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal dan dengan demikian saling membantu satu sama lain, bukan saling mengolok-olok dan saling memusuhi antara satu kelompok dengan lainnya."

Ayat ini menjelaskan betapa tidak sukanya Allah pada orang-orang yang memperlihatkan kesombongan dengan keturunan, kekayaan, atau kepangkatan karena sungguh yang paling mulia di antara kita di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Karena itu kita harus berusaha untuk meningkatkan ketakwaan agar menjadi orang yang mulia di sisi Allah.

Sungguh, Allah Maha Mengetahui segala sesuatu baik yang lahir maupun yang tersembunyi, Allah Swt. juga Maha Teliti sehingga tidak satu pun gerak-gerik dan perbuatan manusia yang luput dari ilmu-Nya.

Ayat ini dikemukakan dalam konteks penjelasan terhadap serombongan orang-orang Badui yang datang kepada Nabi dan menyatakan bahwa mereka telah beriman dengan benar. Orang-orang Arab Badui berkata kepada Nabi Muhammad bahwa mereka telah beriman, lalu Allah menegaskan melalui firman-Nya:

Katakanlah kepada mereka wahai Nabi Muhammad, "Kamu belum beriman sebab hatimu belum sepenuhnya percaya dan perbuatanmu belum mencerminkan iman sesuai dengan apa yang kamu katakan. Tetapi katakanlah 'Kami telah tunduk kepadamu,' ucapan seperti itu lebih pantas kamu katakan, karena iman belum masuk ke dalam hatimu. Dan jika kamu benar-benar taat kepada Allah dan Rasul-Nya, Allah tidak akan mengurangi sedikitpun pahala amal perbuatanmu. Sungguh, Allah Maha Pengampun kepada orang yang bertobat, Maha Penyayang kepada orang yang taat.

Makna dari surah Al-Hujurat yang dilantunkan oleh Ghanim Al-Muftah saat upacara pembukaan Piala Dunia 2022 ini diharapkan dapat menjadi fondasi keberlangsungan Piala Dunia 2022. Meski peserta dan pendukung dari ajang Piala Dunia 2022 terdiri dari berbagai latar belakang bangsa dan budaya, kita adalah manusia ciptaan-Nya yang setara dan sederajat di hadapan-Nya.

Bunyi ayat ini juga sejalan dengan yang dikatakan oleh Morgan Freeman saat opening Piala Dunia 2022 yang mengatakan bahwa kita harus bersatu di antara luasnya dunia.

"Ini adalah undangan untuk seluruh dunia dan semua orang diterima di sini. Alih-alih melihat sisi yang lain, kami mengabaikannya dan menuntut sisi kami sendiri, sekarang dunia terasa semakin jauh dan terbagi. Bagaimana bisa begitu banyak negara, bahasa, dan budaya bersatu jika hanya terus melihatnya dari satu sisi," ujarnya.

Ghanim Al-MuftahGhanim Al-Muftah/ Foto: instagram.com/g_almuftah

Sosok Ghanim Al Muftah Pelantun Ayat Al-Qur'an di Pembukaan Piala Dunia 2022

Ghanim Al Muftah adalah sosok inspiratif yang berkesempatan menjadi pelantun ayat Al-Qur'an pada acara pembukaan Piala Dunia 2022 di Qatar. Ia mengundang banyak sorotan netizen usai penampilannya yang berdialog dengan Morgan Freeman dan potongan surah Al-Hujurat yang ia lantunkan dengan indah.

Pemuda istimewa ini lahir di Qatar dengan kondisi langka yang dikenal dengan Caudal Regression Syndrome (CRS). Kondisinya membuat ia hidup tanpa bagian bawah tubuhnya, tapi ia memiliki prinsip bahwa hidupnya tidak boleh selalu bergantung pada kursi roda.

Kisahnya yang inspiratif membawanya menjadi duta besar dalam sejumlah organisasi dan ajang-ajang besar. Ia dinobatkan menjadi Duta Besar Kebaikan dan Kemanusiaan oleh Regulatory Authority for Charitable Activities (RACA) Qatar dan Duta Besar Paralympics Athletics World Champions 2015.

Ghanim Al Muftah juga pernah mendapatkan gelar sebagai Duta Perdamaian dari Emir of Kuwait Sheikh Sabah Al-Ahmad Al-Sabah pada tahun 2015 lalu.

Ghanim Al-Muftah saat ini menjalani aktivitasnya sebagai YouTuber, ia selalu memberikan motivasi Islami melalui kanal YouTube dan Instagramnya. Saat ini, ia telah diikuti oleh 3,3 juta pengikut di Instagram dan YouTube-nya memiliki 823 ribu subscribers.

Pemuda asal Qatar yang satu ini juga merupakan seorang pengusaha, lo. Ia mendirikan sebuah perusahaan Es Krim bernama Gharissa Ice Cream yang kini telah memiliki enam cabang dengan 60 lebih karyawan. Ia berharap bisa memperluas jaringan bisnisnya hingga ke negara-negara tetangga.

Ghanim Al-Muftah juga sedang menjalani pendidikan tingginya di jurusan ilmu politik. Ia memiliki cita-cita sebagai diplomat. Dikenal suka tantangan, Ghanim gemar melakukan olahraga ekstrim seperti scuba diving, panjat tebing, dan bermain skateboard.

Berikut telah InsertLive rangkum makna dari bacaan surat Al-Hujurat yang dilantunkan oleh sosok inspiratif Ghanim Al-Muftah bersama seorang aktor papan atas Morgan Freeman saat pembukaan Piala Dunia 2022 di Qatar. Tidak hanya itu, tulisan ini juga dilengkapi oleh sosok Ghanim Al-Muftah yang menjadi perbincangan akhir-akhir ini, sangat inspiratif, bukan?

(Nabila Sahma/and)
Tonton juga video berikut:
KOMENTAR
ARTIKEL TERKAIT
Loading
Loading
BACA JUGA
UPCOMING EVENTS Lebih lanjut
detikNetwork
VIDEO
TERKAIT
Loading
POPULER