Heboh Aplikasi Kencan Khusus Janda & Duda

InsertLive | Insertlive
Selasa, 08 Nov 2022 20:20 WIB
Finger of woman pushing heart icon on screen in mobile smartphone application. Online dating app, valentine's day concept.
Jakarta, Insertlive -

Seorang wanita bernama Nicky Wake merasakan hidupnya jungkir balik usai ditinggal suaminya, Andy pada awal 2020.

Sejak kepergian sang suami akibat COVID-19, Nicky Wake mengalami masa berduka yang begitu berat.

Namun, perlahan dirinya mulai bangkit untuk menata hidup.


Nicky Wake mulai mencoba kencan online, tetapi hal itu tak berhasil lantaran sering dikirimi gambar tak senonoh oleh lawan jenis.

Sejak itu, ia membuat sebuah aplikasi kencan online mirip Tinder dan Bumble.

Namun, aplikasi kencan online yang dibuatnya ditujukan untuk para janda dan duda dengan nama Chapter 2.

"Ini akan menjadi lebih dari sekadar aplikasi kencan biasa. Ini sebuah komunitas. Nama aplikasi Chapter 2 berarti hal yang berbeda bagi beberapa orang yang merasakannya," kata Nicky Wake, dilansir dari Mirror.

Chapter 2 menjadi aplikasi komunitas dan kencan pertama di Inggris khusus untuk janda dan duda.

Rencananya, aplikasi tersebut diluncurkan pada 23 November mendatang.

Biasanya, orang-orang akan memilih aplikasi tersebut untuk menemukan cinta serta persahabatan.

Dalam penjelasannya, Nicky Wake menyebut bahwa aplikasi tersebut tidak hanya menjadi situs kencan saja melainkan sebagai komunitas bagi janda dan duda untuk saling berinteraksi.

Ada pula fitur yang berkaitan dengan dukungan untuk hukum dan keuangan, emosional, serta pengasuhan dan cara menangani keluarga.

"Apa yang aku lakukan adalah mencoba membantu banyak orang menemukan kebahagiaan lagi," bebernya.

Untuk menambah sistem keamanan, Nicky Wake membuat proses pendaftaran yang terperinci seperti kode etik, dan kesempatan melaporkan profil mencurigakan dari orang lain.

Selain membantu banyak orang menemukan kebahagiaan, Nicky Wake juga berharap agar ia bisa menemukan pasangan dari aplikasi yang dibuatnya.

(dis/fik)
Tonton juga video berikut:
KOMENTAR
ARTIKEL TERKAIT
Loading
Loading
BACA JUGA
UPCOMING EVENTS Lebih lanjut
detikNetwork
VIDEO
TERKAIT
Loading
POPULER