Sifat Asli Camilla Parker Disorot Usai Naik Takhta Jadi Permaisuri Raja

INSERTLIVE | Insertlive
Selasa, 13 Sep 2022 18:15 WIB
LONDON, UNITED KINGDOM - JULY 12: (EMBARGOED FOR PUBLICATION IN UK NEWSPAPERS UNTIL 48 HOURS AFTER CREATE DATE AND TIME) Camilla, Duchess of Cornwall attends a State Banquet at Buckingham Palace on day 1 of the Spanish State Visit on July 12, 2017 in London, England.  This is the first state visit by the current King Felipe and Queen Letizia, the last being in 1986 with King Juan Carlos and Queen Sofia. (Photo by Max Mumby/Indigo/Getty Images)
Jakarta, Insertlive -

Sejak Camilla Parker resmi menjadi permaisuri Inggris, publik terus menerus menyoroti bagaimana skandal perselingkuhannya dengan Raja Charles III.

Hal tersebut membuat publik dunia terbelah menjadi pro dan kontra dengan keputusan Kerajaan Inggris yang membuat Camilla Parker menjadi permaisuri.

Terlebih sosok Camilla Parker yang masih sering dibandingkan dengan mendiang Putri Diana.


Di tengah polemik tersebut, Petronella Wyatt yang mengaku teman dekat Camilla Parker bersuara atas pandangannya terhadap istri Raja Charles III tersebut.

Petronella Wyatt dalam pernyataannya mengatakan bahwa Camilla bukanlah wanita yang berusaha menghancurkan Kerajaan Inggris, tetapi menyelamatkannya dari kehancuran.

"Aku mengenal Camilla pada awal 1990-an. Kala itu dia masih menjadi Nyonya Andrew Parker Bowles. Sosoknya sangat mencintai alam terbuka, penuh percaya diri, dan menyukai humor dewasa," kata Petronella Wyatt.

"Camilla dan Andrew (mantan suami Camilla) adalah teman mendiang ayahku Woodrow Wyat yang menjabat sebagai Ketua Dewan Penghitung Horserace," sambungnya.

Lebih lanjut, Petronella Wyatt membela Camilla soal desas-desus perceraian Camilla dan Andrew lantaran skandal perselingkuhan.

LONDON, UNITED KINGDOM - JULY 12: (EMBARGOED FOR PUBLICATION IN UK NEWSPAPERS UNTIL 48 HOURS AFTER CREATE DATE AND TIME) Camilla, Duchess of Cornwall attends a State Banquet at Buckingham Palace on day 1 of the Spanish State Visit on July 12, 2017 in London, England.  This is the first state visit by the current King Felipe and Queen Letizia, the last being in 1986 with King Juan Carlos and Queen Sofia. (Photo by Max Mumby/Indigo/Getty Images)LONDON, UNITED KINGDOM - JULY 12: (EMBARGOED FOR PUBLICATION IN UK NEWSPAPERS UNTIL 48 HOURS AFTER CREATE DATE AND TIME) Camilla, Duchess of Cornwall attends a State Banquet at Buckingham Palace on day 1 of the Spanish State Visit on July 12, 2017 in London, England. This is the first state visit by the current King Felipe and Queen Letizia, the last being in 1986 with King Juan Carlos and Queen Sofia. (Photo by Max Mumby/Indigo/Getty Images)/ Foto: Getty Images/Max Mumby/Indigo

Petronella Wyatt mengatakan bahwa Camilla tidak pernah berbuat jahat karena sikapnya yang penuh kelembutan.

"Salah bila menyebut Camilla sebagai penghancur pernikahan karena sifatnya yang keibuan, periang, dan tenang. Bisa jadi Charles akan benar-benar putus asa bila tidak menikahi Camilla," pungkasnya, dikutip dari the sun.

Camilla Parker diketahui menikah dengan Charles pada 9 April 2005 silam.

Sebelum menikah, Camilla dan Charles telah saling mengenal sejak 1970-an dan melalui hubungan yang singkat hingga akhirnya melangsungkan hari bahagia.

(dis/dis)
Tonton juga video berikut:
KOMENTAR
ARTIKEL TERKAIT
Loading
Loading
BACA JUGA
UPCOMING EVENTS Lebih lanjut
detikNetwork
VIDEO
TERKAIT
Loading
POPULER