CEO Hook Entertainment Diduga Hidup Mewah Pakai Uang Perusahaan

NAP | Insertlive
Kamis, 01 Dec 2022 19:45 WIB
CEO Hook Entertainment, Kwon Ji Young
Jakarta, Insertlive -

Dispatch kembali membongkar keburukan CEO Hook Entertainment, Kwon Jin Young.

Kwon Jin Young diduga menggunakan kartu kredit milik perusahaan untuk membiayai kehidupannya. Sedangkan Lee Seung Gi dipaksa menggunakan uang pribadi untuk makan saat di lokasi syuting.

Menurut outlet media berita Korea Selatan, CEO Kwon Jin Young menghabiskan sekitar Rp33 miliar dari bulan Januari 2016 hingga Juli 2017.


Dana perusahaan itu digunakan Kwon Jin Young untuk liburan, membeli barang-barang mewah, makan di restoran, bermain, dan masih banyak lagi.

Selain itu, Kwon Jin Young menetapkan gaji dirinya per tahun sebanyak Rp31 miliar. Bahkan ia mendaftarkan adiknya sebagai karyawan palsu di Hook Entertainment agar mendapat tambahan uang sebanyak Rp4,7 miliar per bulan.

Tidak hanya itu, ibunda Kwon Jin Young juga menggunakan dana perusahaan sebanyak Rp1,2 miliar dan diberikan ke karyawan Louis Vuitton sebesar Rp1,29 miliar.

Anggota keluarga Kwon Jin Young beberapa kali mengunggah momen menghabiskan waktu di ruang VIP Louis Vuitton.

Bukti keluarga Kwon Jin Young menghabiskan uang perusahaan untuk hidup mewahBukti keluarga Kwon Jin Young menghabiskan uang perusahaan untuk hidup mewah/ Foto: Allkpop

Fakta paling mengejutkan adalah CEO Kwon Jin Young meminta manajer Lee Seung Gi berhemat saat menggunakan kartu perusahaan mereka.

Kwon Jin Young sering meminta manajer Lee Seung Gi agar penyanyinya itu menggunakan uang pribadi dalam hal membeli makan atau lainnya.

Netizen Korea Selatan tentu saja terkejut dengan fakta yang dibongkar Dispatch soal Kwon Jin Young sehingga memberikan reaksi pedas atas hal tersebut.

"Uang yang dia habiskan pada dasarnya adalah semua uang Lee Seung Gi," ujar seorang netizen.

"Dia menghabiskan semua uang itu tetapi menjadi sangat hemat dalam hal Lee Seung Gi menghabiskan uang," tutur yang lain.

"Bagaimana dia bisa menggunakan kartu perusahaan seperti itu?," tambah lainnya.

(nap/fik)
Tonton juga video berikut:
KOMENTAR
ARTIKEL TERKAIT
Loading
Loading
BACA JUGA
UPCOMING EVENTS Lebih lanjut
detikNetwork
VIDEO
TERKAIT
Loading
POPULER