SM Entertainment Akan Tindak Tegas Fans yang Ganggu Kehidupan Artisnya

nap - INSERTLIVE
Jumat, 16 Jul 2021 13:33 WIB
SM Entertainment SM Entertainment Akan Tindak Tegas Fans yang Ganggu Kehidupan Artisnya/ Foto: SM Entertainment
Jakarta, Insertlive -

SM Entertainment sepertinya sudah geram dengan tindakan para sasaeng fans yang mengganggu artis asuhan mereka.

Hari ini Jumat (16/7), SM merilis pernyataan resmi mengenai pelanggaran hak dan privasi yang dilakukan terus-menerus oleh sasaeng.

Mereka telah memutuskan bahwa tidak akan lagi tindakan untuk memaafkan dan bakal menindak tegas perilaku sasaeng yang membahayakan artis mereka.


Selain itu, SM juga akan memberikan hukuman yang tegas bagi siapapun yang masuk tanpa izin di ruang pribadi artis mereka. 

"Saat ini kami tengah menindak tegas orang-orang yang telah mengunggah fitnah dan rumor jahat tentang artis kami secara online di manapun lewat kerja sama dengan penggemar dan pemantauan internal," tutur SM Entertainment.

"Pelanggaran privasi yang berlebihan oleh mereka yang disebut 'sasaeng' terhadap artis kami, tidak akan lagi dimaafkan dan akan ditangani dengan ketat," tambahnya.

Pihak SM Entertainment diketahui sudah memiliki banyak bukti gambar dari CCTV ruangan atau di dalam mobil. Mereka juga akan mengambil tindakan tegas pada sasaeng yang sudah merusak barang milik artis mereka.

"Kami sudah menyimpan banyak bukti seperti CCTV dan akan terus mencarinya di masa depan. Kami berencana untuk mengambil semua tindakan hukum yang mungkin, baik perdata maupun pidana." jelas SM.

Terakhir, SM Entertainment meminta sasaeng fans berhenti melakukan tindakan yang melanggar privasi artis serta berhati-hati agar tidak merugikan orang lain.

"Sasaeng harus segera menghentikan tindakan yang melanggar privasi artis, dan ekstra hati-hati agar tidak merugikan karena tindakan yang salah." tutup SM Entertainment.

Sasaeng adalah sebutan penggemar K-Pop yang obsesif, mereka terlalu fanatik sehingga bertindak ekstrem pada idola terutama artis-artis K-Pop, seperti melakukan penguntitan, pelanggaran hak ruang privasi, dan melakukan pengejaran sampai level berbahaya. 

(nap/syf)
Tonton juga video berikut:
FOTO TERKAIT
KOMENTAR
ARTIKEL TERKAIT
detikNetwork
BACA JUGA
VIDEO
TERKAIT
POPULER