Advertisement

Hackathon Digital Cooperative Expo 2026 Dibuka, Bidik Talenta Teknologi Indonesia

InsertLive | Insertlive
ilustrasi
Hackathon Digital Cooperative Expo 2026 Dibuka, Bidik Talenta Teknologi Indonesia/Foto: hero-photo
Jakarta -

Transformasi digital kini menjadi salah satu fokus utama pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, keterlibatan generasi muda dinilai menjadi kunci untuk menghadirkan inovasi baru yang mampu menjawab berbagai tantangan di sektor ekonomi kerakyatan, termasuk koperasi.

Generasi Z dan generasi muda Indonesia yang akrab dengan teknologi pun memiliki potensi besar dalam menciptakan berbagai solusi digital yang dapat mendukung pembangunan nasional.

Melihat potensi tersebut, Kementerian Koperasi (Kemenkop) meluncurkan Hackathon Digital Cooperative Expo 2026, sebuah kompetisi kolaboratif tingkat nasional yang bertujuan menjaring talenta digital, inovator, startup, akademisi, hingga praktisi koperasi untuk menciptakan solusi digital yang mampu memodernisasi ekosistem koperasi Indonesia.

Advertisement

Program ini juga menjadi wadah bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam mendukung Program Strategis Nasional, yakni Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), melalui pengembangan berbagai solusi berbasis teknologi.

Melalui kompetisi tersebut, para peserta akan ditantang mengembangkan Minimum Viable Product (MVP) yang mampu menjawab berbagai tantangan sekaligus peluang transformasi koperasi di era digital.

Inisiatif ini disebut sejalan dengan langkah Kemenkop dalam memperkuat digitalisasi koperasi melalui platform SIMKOPDES.

Berdasarkan data Kementerian Koperasi, saat ini lebih dari 83 ribu koperasi desa dan kelurahan Merah Putih telah terorganisir dalam ekosistem digital koperasi.

Sementara jumlah anggota koperasi yang tergabung telah melampaui 2 juta orang, menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat dalam pengembangan koperasi berbasis digital.

Hackathon Digital Cooperative Expo 2026 akan berfokus pada pengembangan solusi yang mendukung empat sasaran strategis nasional, yaitu peningkatan volume usaha koperasi, peningkatan keterlibatan masyarakat dalam berkoperasi, pemanfaatan potensi ekonomi desa, serta peningkatan literasi dan partisipasi Generasi Z dan Generasi Alpha dalam koperasi.

Rangkaian kegiatan akan berlangsung sepanjang Juni hingga Juli 2026 sebagai bagian dari peringatan Hari Koperasi Nasional yang diperingati setiap 12 Juli.

Program diawali dengan proses registrasi dan kurasi peserta, dilanjutkan bootcamp dan sesi mentoring bersama para ahli, kemudian kompetisi hackathon selama 24 jam untuk menghasilkan prototipe solusi inovatif.

Setelah kompetisi selesai, panitia akan mengumumkan para pemenang melalui konferensi pers. Solusi terbaik yang terpilih selanjutnya akan memasuki tahap inkubasi dan uji implementasi guna memastikan inovasi yang dihasilkan dapat diterapkan secara nyata dalam ekosistem koperasi.

Tidak hanya kompetisi, Kemenkop juga akan menghadirkan Digital Cooperatives Expo 2026 sebagai wadah untuk menampilkan berbagai inovasi dan transformasi digital di sektor koperasi.

Open Call Hackathon 2026Open Call Hackathon 2026/ Foto: Dok. Istimewa

Melalui inisiatif tersebut, pemerintah berharap dapat melahirkan solusi yang inovatif, implementatif, dan berkelanjutan guna memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi rakyat sekaligus mendorong terwujudnya sistem ekonomi desa yang lebih maju, inklusif, dan berdaya saing.

Pendaftaran Hackathon Digital Cooperative Expo 2026 telah resmi dibuka bagi masyarakat Indonesia berusia minimal 17 tahun.

Informasi mengenai persyaratan peserta, tema dan tantangan kompetisi, jadwal pelaksanaan, hingga mekanisme pendaftaran dapat diakses melalui situs resmi program dengan situs https://hackathon.simkopdes.go.id/ serta pembaruan informasi dan pengumuman terkait program bisa diperoleh melalui akun Instagram resmi @simkopdes.

(kmb)
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement