Advertisement

Studi Ungkap Jumlah Langkah Harian yang Efektif Turunkan Berat Badan

Insertlive | Insertlive
Ilustrasi jalan kaki
Studi Ungkap Jumlah Langkah Harian yang Efektif Turunkan Berat Badan / Foto: Arek Adeoye di Unsplash
Jakarta -

Menurunkan berat badan sering kali menjadi tantangan besar. Namun, tantangan yang lebih sulit justru muncul setelah angka di timbangan berhasil turun.

Banyak orang kembali mengalami kenaikan berat badan dalam beberapa tahun setelah menjalani program diet.

Sebuah penelitian terbaru yang dipresentasikan dalam pertemuan ilmiah milik European Association for the Study of Obesity mengungkap bahwa jumlah langkah harian tertentu dapat membantu mempertahankan hasil diet sekaligus mencegah berat badan kembali naik.

Penelitian tersebut menunjukkan bahwa berjalan sekitar 8.500 langkah per hari menjadi target yang efektif bagi orang yang sedang atau telah menjalani program penurunan berat badan.

Advertisement

Menurut salah satu penulis studi, Marwan El Ghoch, masalah terbesar dalam program diet bukan hanya menurunkan berat badan, melainkan mempertahankannya dalam jangka panjang.

"Sekitar 80% obesitas yang awalnya menurunkan berat badan cenderung kembali naik sebagian atau seluruhnya dalam waktu tiga hingga lima tahun," ujarnya.

Penelitian tersebut menganalisis sejumlah uji klinis yang melibatkan hampir 4.000 peserta. Para peneliti membandingkan kelompok yang mengikuti program perubahan gaya hidup, termasuk pengaturan pola makan dan peningkatan aktivitas fisik berupa berjalan kaki.

Hasilnya menunjukkan bahwa peserta yang berhasil meningkatkan aktivitas mereka hingga rata-rata 8.454 langkah per hari mengalami penurunan berat badan yang signifikan selama fase diet.

Secara rata-rata, mereka kehilangan sekitar 4,39 persen dari berat badan awal, atau setara kurang lebih 4 kilogram.

Peneliti kemudian menyimpulkan bahwa mempertahankan aktivitas fisik di kisaran 8.500 langkah per hari setelah fase diet selesai dapat membantu mencegah berat badan kembali naik.

"Peserta harus selalu didorong untuk meningkatkan jumlah langkah mereka hingga sekitar 8.500 langkah sehari selama fase penurunan berat badan dan mempertahankan tingkat aktivitas fisik ini selama fase pemeliharaan untuk membantu mencegah mereka menambah berat badan kembali," kata El Ghoch.

Temuan ini menarik karena selama bertahun-tahun angka 10.000 langkah per hari sering dianggap sebagai standar emas untuk hidup sehat.

Studi terbaru ini menunjukkan bahwa target yang sedikit lebih rendah pun sudah dapat memberikan manfaat signifikan dalam menjaga hasil penurunan berat badan.

Masalah obesitas sendiri terus menjadi perhatian global. Menurut data dari World Obesity Federation melalui laporan World Obesity Atlas, jumlah kasus obesitas diperkirakan terus meningkat dan dapat mencapai sekitar 30 persen populasi dunia pada 2035.

Selain berdampak pada berat badan, obesitas juga dikaitkan dengan berbagai risiko kesehatan serius.

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa individu dengan obesitas memiliki risiko lebih tinggi mengalami infeksi berat dan berbagai komplikasi kesehatan lainnya.

Meski demikian, para ahli menekankan bahwa jumlah langkah harian hanyalah salah satu bagian dari gaya hidup sehat.

Hasil terbaik tetap diperoleh melalui kombinasi aktivitas fisik rutin, pola makan seimbang, tidur yang cukup, dan konsistensi dalam menjalankan kebiasaan sehat setiap hari.

Dengan kata lain, jika target 10.000 langkah terasa terlalu berat, mencapai sekitar 8.500 langkah per hari bisa menjadi tujuan yang lebih realistis sekaligus memberikan manfaat nyata untuk menjaga berat badan tetap stabil setelah diet.

(ikh/ikh)
Loading ...
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement