Tips Lawan Microsleep Saat Berkendara Mudik ke Kampung Halaman
Sebagian umat Muslim mulai menyiapkan diri untuk pergi mudik ke kampung halaman.
Mereka bersiap untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga besar. Berbagai persiapan pun dilakukan termasuk stamina dan kebugaran tubuh. Terlebih jika Insertizen pergi mudik ke kampung halaman yang cukup jauh menggunakan kendaraan pribadi.
Insertizen harus tetap terjaga saat menyetir demi menghindari kejadian tidak terduga. Namun, ada ancaman terjadi microsleep saat berkendara jauh. Terlebih Insertizen menyetir di waktu puasa yang kerap membuat fokus hilang dan timbul rasa kantuk.
Microsleep adalah momen tidur singkat yang terjadi secara tidak sadar. Kejadian ini terjadi selama beberapa detik atau umumnya satu hingga 30 detik saat seseorang seharusnya terjaga. Microsleep terjadi bisa menjadi tanda kelelahan atau kurang tidur. Otak tertidur sebentar meski mata mungkin terbuka atau setengah tertutup.
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan demi menghindari terjadi microsleep saat berkendara mudik. Simak selengkapnya di bawah.
Jaga Kondisi Tubuh
Menjaga kondisi tubuh tetap bugar menjadi kunci utama sebelum pergi mengemudi. Tubuh pengemudi harus prima sebelum melakukan perjalanan jarak jauh. Demi menjaga kesehatan tubuh, Insertizen juga bisa rutin mengonsumsi vitamin dan makan makanan bergizi.
Istirahat yang Cukup
Hindari begadang atau tidur terlalu malam sebelum berkendara mudik. Pastikan kamu memiliki waktu yang cukup untuk istirahat agar tubuh tidak merasa lelah saat pergi mudik. Setidaknya tidur selama -8 jam agar tidak mengantuk saat menyetir.
Cegah Kebosanan
Agar tak mengantuk, Insertizen bisa menyiapkan daftar putar musik atau mendengarkan radio dengan volume suara yang aman. Selain itu ajak anggota keluarga untuk mengobrol sepanjang perjalanan untuk menghindari rasa bosan.
Peregangan Ringan
Insertizen bisa melakukan peregangan ringan setelah menyetir selama berjam-jam. Gunakan waktu istirahat dengan melakukan peregangan ringan seperti menggerakkan bahu, leher, tangan dan kaki.
Buat Jadwal Perjalanan
Jangan lupa untuk membuat jadwal perjalanan mudik. Waktu aman berkendara maksimal adalah 4 jam berturut-turut, kemudian pengemudi wajib beristirahat minimal 30 menit untuk memulihkan konsentrasi. Sehingga jadwal perjalanan penting dibuat agar pengemudi bisa tetap fokus.
Gantian Mengemudi
Terakhir adalah dengan mengemudi secara bergantian. Jika sudah merasa mengantuk dan lelah, cobalah untuk bergantian mengemudi dengan anggota keluarga lain.
(agn/arm)