Sejarah Masjid Al Buraq Tempat Buraq Nabi Muhammad Diikat Saat Isra Miraj
Masjid Al Buraq dikenal sebagai salah satu situs bersejarah di kawasan Masjid Al-Aqsa, Yerusalem.
Di rumah ibadah ini, disebutkan bahwa Nabi Muhammad mengikat Buraq miliknya sebelum Isra Miraj.
Asal-usul Masjid Al Buraq ini menjadi salah satu dari kisah perjalanan agung Nabi Muhammad dan menjadi peristiwa penting dalam sejarah Islam.
Dari buku Sejarah & Keutamaan Masjid Al-Aqsha dan Al-Quds oleh Mahdy Saied Rezk Karisem, masjid Al-Buraq terletak di sebelah barat daya Masjid Al-Aqsha di samping tembok barat masjid.
Buraq yang menjadi kendaraan Nabi Muhammad disebutkan diparkir di sebuah rantai dari besi di ujung tembok pagar.
Sejarah ini membuat masjid yang dibangun Para Khalifah Umayyah itu didirikan ulang dengan bentuknya yang sekarang pada tahun 730 H atau 1329 Masehi di pemerintahan Daulah Mamluk.
Masjid dengan luas 100 meter persegi ini selalu terjadi konflik antara kaum muslimin dan Yahudi karena Yahudi menyebut bahwa tembok masjid dibangun dari sisa Solomon Temple atau Haikal Sulaiman.
Untuk orang yang akan salat, harus menuruni 38 tangga ke bawah karena posisi masjid yang rendah.
Diketahui, buraq didefinisikan sebagai kendaraan Nabi Muhammad yang digambarkan menyerupai kuda dengan sayap di kanan dan kiri.
Buraq bergerak secepat cahaya dengan kilat bulu berwarna putih.
(dis/fik)