Advertisement

Tak Bisa Sembarangan, Ini 7 Kandungan Skincare yang Aman untuk Ibu Hamil

Insertlive | Insertlive
Skincare
Tak Bisa Sembarangan, Ini 7 Kandungan Skincare yang Aman untuk Ibu Hamil / Foto: (Sumber: freepik)
Jakarta -

Pada masa kehamilan, perempuan harus lebih selektif dalam urusan perawatan kulit atau skincare. Bahan aktif yang biasanya aman dipakai sehari-hari, bisa jadi justru masuk daftar terlarang karena berisiko memengaruhi kondisi janin.

Agar tetap glowing tanpa rasa was-was, penting bagi ibu hamil mengenali kandungan skincare yang benar-benar aman dipakai selama masa kehamilan.

Ada banyak pilihan bahan skincare yang tetap boleh digunakan tanpa menimbulkan risiko bagi ibu maupun janin. Mulai dari hyaluronic acid yang menjaga kelembapan kulit, hingga niacinamide yang membantu meredakan peradangan dan mencerahkan wajah secara lembut.

Dengan memahami kandungan-kandungan yang aman, ibu hamil tetap bisa menjalani rutinitas perawatan kulit yang menenangkan dan sekaligus menjaga kesehatan kulit di masa penuh perubahan ini.

Advertisement

Berikut kandungan skincare yang aman untuk ibu hamil:

1. Hyaluronic Acid

Hyaluronic Acid atau asam hialuronat adalah molekul gula alami (polisakarida) yang ditemukan pada kulit dan jaringan ikat tubuh. Bahan ini diproduksi secara alami oleh tubuh dan fungsi utamanya adalah mengikat air untuk menjaga hidrasi kulit.

Kandungan asam hialuronat dalam skincare aman untuk ibu hamil karena sifatnya yang alami dan bekerja di permukaan. Penyerapan sistemik bahan ini di aliran darah juga rendah, sehingga tidak menimbulkan risiko bagi janin.

2. Niacinamide

Niacinamide adalah bentuk B3 yang larut dalam air. Bahan ini bekerja untuk memperbaiki skin barrier, mengurangi peradangan, dan mengatur produksi minyak.

Penggunaan niacinamide di kulit dianggap aman karena penyerapan sistemiknya rendah, serta vitamin B3 merupakan salah satu nutrisi penting bagi tubuh.

3. Panthenol

Panthenol merupakan bentuk alkohol turunan dari asam pantotenat atau vitamin B5. Panthenol bersifat humektan, menarik air ke lapisan kulit sekaligus mengunci kelembapan agar kulit tetap terhidrasi, lembut, dan kenyal. Kandungan ini juga membantu penyembuhan luka dan mengurangi iritasi.

Banyak dokter kulit dan ahli medis menganggap panthenol sebagai salah satu bahan skincare yang paling aman dan direkomendasikan selama masa kehamilan, terutama untuk mengatasi masalah kulit kering, gatal, atau iritasi yang sering muncul saat hamil.

4. Vitamin C

Vitamin C atau dikenal secara medis sebagai asam askorbat berperan sebagai antioksidan yang penting untuk produksi kolagen dan melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas.

Penggunaan topikal vitamin C dianggap aman karena penyerapan sistemiknya tidak signifikan dan vitamin C merupakan vitamin esensial yang dibutuhkan oleh ibu dan janin.

5. Ceramide

Ceramid adalah jenis asam lemak atau lipid yang secara alami menyusun sekitar 50 persen dari lapisan terluar kulit. Ceramide bermanfaat untuk menjaga lapisan kulit dari bakteri, polusi, serta zat-zat pemicu iritasi.

Karena ceramide sudah ada secara alami di kulit, penggunaannya dalam produk perawatan kulit sangat aman dan tidak menimbulkan risiko apa pun selama kehamilan.

6. Asam Azelaic

Asam azelaic adalah senyawa alami yang tergolong dalam kelompok asam dikarboksilat. Zat ini secara alami ditemukan dalam biji-bijian seperti gandum dan gandum hitam.

Bahan ini efektif untuk mengatasi jerawat dengan mengurangi peradangan dan membunuh bakteri. Penyerapan sistemik asam azelaic sangat minim, dan bahan ini dianggap salah satu pilihan perawatan jerawat paling aman untuk ibu hamil.

7. Peptida

Peptida adalah rantai pendek asam amino, blok penyusun protein. Dalam skincare, peptida berfungsi mengirim sinyal ke sel-sel kulit untuk memproduksi lebih banyak kolagen atau elastin.

Bahan ini aman digunakan oleh ibu hamil karena tidak masuk ke aliran darah dalam jumlah besar dan bekerja secara lokal di permukaan kulit untuk menjaga elastisitas yang seringkari menurun selama masa kehamilan.

Pada akhirnya, keselamatan ibu dan janin tetap jadi prioritas utama. Karena itu, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mencoba atau mengganti skincare selama masa kehamilan.

(KHS/agn)

Komentar

!nsertlive