Tips Kulit Tetap Sehat Saat Ramadan, Dokter Ingatkan Risiko Dehidrasi dan Jerawat
Menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan membuat pola makan dan minum berubah. Kondisi ini ternyata dapat berdampak langsung pada kesehatan kulit jika tidak diimbangi dengan perawatan yang tepat.
Dokter spesialis kulit, Lusiyanti, mengungkapkan bahwa asupan cairan yang berkurang selama puasa dapat menyebabkan kulit mengalami dehidrasi. Dampaknya, kulit terasa lebih kering dan proses regenerasi sel kulit menjadi lebih lambat.
"Kalau bulan Ramadan sudah pasti asupan cairan berkurang. Kulit bisa mengalami dehidrasi, terasa lebih kering, bahkan turn over sel kulit jadi lebih lambat dibandingkan kulit yang terhidrasi dengan baik," ujar dr. Lusiyanti ditemui di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, Sabtu (21/2).
Selain kurang minum, kebiasaan langsung mengonsumsi makanan manis saat berbuka puasa juga bisa memicu masalah kulit.
Menurut dr. Lusiyanti, lonjakan gula darah akibat konsumsi makanan manis secara berlebihan dapat memengaruhi hormon tubuh dan meningkatkan risiko munculnya jerawat maupun komedo.
"Kalau buka puasa langsung makanan manis, gula darah melonjak. Itu tidak bagus untuk hormon dan bisa memicu acne atau komedo," jelasnya.
Sementara itu, dokter estetika Irwan menyebutkan kondisi kulit yang kekurangan cairan sering kali membuat tanda penuaan terlihat lebih jelas.
Ia mengatakan pasien biasanya datang dengan keluhan kulit tampak lebih kusam, muncul flek hitam, serta garis halus yang semakin terlihat.
"Pasien biasanya datang dengan keluhan kulit lebih kusam, ada flek, atau garis halus makin terlihat. Itu tanda hidrasi dan kolagen mulai menurun," katanya.
Dalam kondisi kulit yang sangat kering, dr. Lusiyanti menjelaskan bahwa tindakan perawatan tidak bisa dilakukan secara sembarangan.
Menurutnya, dokter biasanya akan memperbaiki kondisi hidrasi kulit terlebih dahulu sebelum melakukan tindakan peremajaan kulit.
"Kalau kulit terlalu kering, kami tidak langsung rekomendasikan tindakan tightening seperti Oligio X. Biasanya kita perbaiki dulu dengan skin booster," jelasnya.
|
Baca Juga : DIY Lip Scrub Cuma Pakai 4 Bahan Dapur
|
Ia menambahkan, perawatan untuk mencerahkan kulit dan mengatasi pigmentasi juga perlu disesuaikan dengan kondisi kulit masing-masing.
Perawatan seperti Pico Majesty dinilai efektif untuk membantu mengatasi noda hitam dan membuat kulit tampak lebih cerah. Namun, perawatan tersebut bukan ditujukan untuk meningkatkan hidrasi kulit sehingga tetap perlu dikombinasikan dengan perawatan lain.
Dengan perawatan yang tepat serta pola makan yang sehat selama Ramadan, kesehatan kulit tetap bisa terjaga meski aktivitas puasa berlangsung seharian.
(ANN/and)