Begini Cara Membedakan Demam, Flu, dan Kelelahan Biasa Menurut Ahli
Begini Cara Membedakan Demam, Flu, dan Kelelahan Biasa Menurut Ahli
Semua orang tentu pernah mengalami bangun tidur dengan tubuh terasa 'berat' alias tidak enak badan. Pikiran pertama yang muncul tentunya berkaitan dengan pertanyaan apakah kita sedang sakit atau hanya kelelahan karena aktivitas hari sebelumnya.
Badan yang kurang sehat pun menunjukkan sejumlah gejala yang mengindikasikan demam, flu, atau hanya sekadar kelelahan. Wajar jika bingung membedakan ketiga hal tersebut karena gejala awal yang muncul mirip.
Membedakan ketiganya bisa memberikan penanganan tepat untuk tubuh agar bisa kembali sehat dan beraktivitas seperti sedia kala. Berikut merupakan perbedaan demam, flu dan kelelahan menurut ahli, bisa jadi referensi untuk penanganan yang tepat.
Begini Cara Membedakan Demam, Flu, dan Kelelahan Biasa Menurut Ahli
1. Demam
Demam pada umumnya memiliki gejala seperti hidung berair, bersin, nyeri tenggorokan ringan, batuk ringan, nyeri tubuh yang ringan, serta kelelahan ringan. Meski gejala yang muncul ringan, gejala-gejala ini muncul secara bertahap.
Anda dapat tetap beraktivitas seperti biasa meski akan merasakan energi rendah atau lemas. Pada umumnya, demam biasa bisa sembuh dalam waktu lima hingga tujuh hari, tetapi terkadang bisa berlangsung hingga 10 hari.
Jika demam secara konstan muncul selama tiga hari tanpa ada tanda-tanda menurun, pemeriksaan ke dokter perlu dilakukan. Walau gejala demam tak membuat individu sulit beraktivitas seperti biasa, demam yang berlangsung lama tak boleh diabaikan.
Selain itu, jika gejala demam hilang dalam dua hari kemudian kembali muncul mendadak, Anda perlu untuk segera memeriksakan diri ke dokter.
Begini Cara Membedakan Demam, Flu, dan Kelelahan Biasa Menurut Ahli
2. Flu (Influenza)
Flu disebabkan oleh infeksi virus influenza sering diabaikan karena menunjukkan gejala cukup ringan. Namun pada kenyataannya, flu bisa membuat penderita mengalami rasa lelah luar biasa.
Flu pada umumnya memiliki gejala berupa demam yang datang tiba-tiba, nyeri sendi yang parah, kedinginan dan keringat, sakit kepala, batuk kering, serta kelelahan dan lemas ekstrem.
Berbeda dengan demam yang gejalanya muncul bertahap, gejala flu muncul mendadak dan menimbulkan rasa lelah yang luar biasa. Hal ini membuat penderita memerlukan istirahat cukup karena merasa sangat lemas dan sulit beraktivitas.
|
Baca Juga : Waspada Super Flu di Indonesia, Ini Gejalanya
|
Gejala flu berlangsung cukup lama, di mana seseorang bisa menderita flu selama satu hingga dua minggu sebelum mulai sembuh. Meski demikian, rasa lelah dari flu bisa berlangsung selama beberapa minggu berikutnya.
Flu bisa membuat seseorang kesulitan untuk meninggalkan tempat tidur dan beraktivitas karena gejala yang membuat tubuh lelah luar biasa bahkan mengakibatkan nyeri pada persendian. Pemeriksaan ke dokter perlu dilakukan untuk membantu kesembuhan tubuh.
Begini Cara Membedakan Demam, Flu, dan Kelelahan Biasa Menurut Ahli
3. Kelelahan
Kelelahan biasa umumnya tidak menunjukkan gejala demam atau flu. Gejala kelelahan antara lain berupa rasa lelah berkepanjangan, energi rendah meski beristirahat cukup, kesulitan berkonsentrasi, serta tidak ada demam, batuk, atau nyeri pada tubuh.
Pada umumnya, kelelahan tak menunjukkan gejala-gejala seperti pada demam atau flu. Namun jika rasa lelah tetap muncul setelah dua atau tiga minggu, ada baiknya untuk memeriksakan diri ke dokter.
Rasa lelah yang konstan tak selalu tentang bertambahnya usia atau terlalu sibuk bekerja, terkadang ada alasan yang hanya bisa ditemukan jika mengunjungi dokter. Konsultasi diperlukan jika istirahat cukup dan makan bergizi tak memperbaiki kondisi tubuh yang kelelahan.
(asw)