Sentilan Baim Wong Soal Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob: Andai Itu Keluarga Saya
Tragedi tewasnya seorang pengemudi ojek online (ojol) akibat terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob saat demo ricuh di kalangan DPR RI tak hanya mengundang kemarahan di jalanan, tetapi juga menuai reaksi keras di media sosial.
Selain netizen pada umumnya, sejumlah artis turut bersuara memberikan sentilan keras atas tragedi tersebut. Salah satu artis yang ikut menyuarakan keadilan atas tragedi ini adalah Baim Wong.
Lewat sebuah unggahan emosional di Instagram pribadinya, Baim Wong turut menyuarakan kegelisahan yang dirasakan banyak orang hingga memposisikan dirinya sebagai keluarga korban yang ingin menuntut keadilan.
Unggahan ini kemudian juga menjadi representasi kemarahan publik yang kini menuntut jawaban dan tanggung jawab dari Kepolisian RI.
Baim Wong kemudian tak hanya menyampaikan duka cita, tetapi juga menulis sebuah renungan yang menyentuh nurani, mengandaikan dirinya sebagai keluarga korban yang mencari keadilan. Unggahan ini pun mendapatkan dukungan luas dari netizen.
"Ini adalah nyawa seseorang. Andai itu keluarga saya, saya harus bagaimana? Diam? Menunggu keadilan? Apakah ada keadilan itu? Semoga keluarga korban diberi kesabaran. Innalillahi wa Innailaihirojiun," tulis Baim Wong dalam unggahan itu, Kamis (28/8).
Pertanyaan soal keadilan yang ditulis oleh Baim Wong pada unggahan itu membuat insiden tewasnya ojol terlindas Rantis Brimob bukan lagi hanya sekadar kasus kecelakaan, tetapi sebuah gugatan sosial terhadap akuntabilitas aparat negara terhadap rakyat.
Soal tragedi memilukan itu, pihak Kepolisian RI lewat konferensi pers yang digelar pada Jumat (29/8) dini hari berjanji akan mengusut tuntas dalam investigasi terbuka.
Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri, Irjen Polisi Abdul Karim menegaskan bahwa investigasi akan dilakukan secara cepat dan transparan lewat langkah konkret berupa pembentukan tim investigasi gabungan dengan pihak eksternal sebagai pengawas.
"Pemeriksaan dilakukan secara cepat dan transparan. Kami juga sudah koordinasi dengan pihak Kompolnas untuk bisa melibatkan diri dan pengawasan dalam beberapa proses pemeriksaan tersebut," tegas Abdul Karim.
Sementara gaung menuntut keadilan atas tragedi tewasnya ojol akibat terlindas Rantis Brimob terus bergema sejak Rabu (27/8) malam usai demo ricuh di Gedung DPR RI. Sejumlah ojol terus bertahan di sekitar Mako Brimob untuk menuntut kejelasan.
Media sosial juga terus diramaikan oleh netizen yang mengunggah berbagai tuntutan keadilan atas tragedi tersebut.
(asw)