Nasib Eks Miss Indonesia yang Pernah Jadi Tentara AS, Sekarang Jadi...

Nama Kristania Besouw pernah mengharumkan Indonesia tahun 2006 dengan gelarnya sebagai Miss Indonesia. Perempuan berusia 39 tahun itu ternyata memiliki kisah hidup yang tak pernah terbayangkan publik.
Salah satunya soal keputusannya pindah ke Amerika Serikat dan meninggalkan kariernya di Indonesia.
"Padahal waktu itu saya ingat dapat tawaran sama yang punya Miss Indonesia kalau mau jadi news presenter, mau jadi anchor, aktor, aktris, sinetron, apapun. Aku juga dapat beasiswa master degree," cerita Kristania, dilihat dari tayangan YouTube VOA Indonesia.
"Karena saya suka tantangan dan sudah coba dunia modeling aku suka pengalaman tetapi tidak terlalu menyukainya. Aku ingin belajar tentang kehidupan. Terus, waktu itu ada kesempatan datang ke Amerika ya kita ambil saja waktu itu," sambungnya.
Kristania diketahui masuk sebagai tentara di Amerika saat usia 28 tahun melalui program bernama MAVNI (military accessions vital to national interest).
Sebelum menjadi tentara AS, Kristania sempat mencoba sekolah keperawatan tetapi tidak lulus dalam ujian lisensinya.
"Sekolah RN (keperawatan) aku lulus tapi lisensinya tidak karena sulit sekali dan aku gagal untuk lanjut sekolah lagi," bebernya.
"Kebetulan waktu itu ada pembukaan program MAVNI untuk orang green card atau visa pelajar yang bisa masuk di army. Itu kesempatan biar tetap bisa legal di sini dan aku masuk army langsung jadi citizen," sambungnya.
Menjalani sebagai tentara AS selama tiga bulan, Kristania mengaku tak menemukan kesulitan sedikit pun kecuali harus bekerja saat musim dingin.
"Pelatihan tiga bulan. Sebenarnya nggak berat cuma dingin aja. Waktu itu masuk training November, Desember, Januari dan kalau winter di South Carolina nggak salju tapi sempat beku," bebernya.
Kini, Kristania bersama suaminya, James Robert Hall tengah mencoba peruntungan di dunia bisnis dengan membuka klinik lansia.
"Karena (generasi) baby boomers sudah banyak yang tua mereka membutuhkan asisten living jadi saya pikir pasarnya bagus," imbuhnya.
"Karena ada background sebagai perawat. Tapi, saya bukan nurse ya dan nggak berani saya buka bisnis karena nggak ada lisensi," pungkasnya.
(dis/fik)TERKAIT