Kondisi Venna Melinda Usai Alami KDRT, Jalani Terapi dan Konseling
Venna Melinda mengaku masih merasakan trauma imbas kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang menimpanya.
Ibunda dari Verrell Bramasta itu kerap menangis dan depresi setiap kali mengingat kejadian KDRT.
"Saya masih menangis, karena nangis nggak bisa diatur. Jadi, kalau saya suruh me-remind bagaimana kejadiannya, masih ada depresi," kata Venna Melinda saat ditemui di kawasan Gedung Trans TV, Senin (10/4).
"Itu yang memang harus terus saya upayakan, tapi yang paling penting mengingat kepada Allah SWT," lanjutnya.
Venna Melinda terus berupaya untuk memulihkan kondisi psikisnya dengan rutin menjalani psikoterapi dan konseling.
Ia bahkan melakukan hipnoterapi beberapa jam untuk menjernihkan pikiran dan perasaannya.
"Aku masih melakukan psikoterapi dan konseling, dan itu semua sudah dilaporkan di BAP, karena kan pasal yang disangkakan bukan hanya satu, pasal 44 ayat 1, kemudian pasal 45 ada psikis (imbas KDRT)," ungkapnya.
Venna Melinda lantas merasa yakin bisa sembuh dari trauma yang menghantuinya.
Menurut Venna, hal paling penting yang dapat menghilangkan traumanya adalah ketenangan batin dan ikhlas atas segala cobaan.
"Setiap orang itu bisa menghilangkan trauma. Kemarin saya tuh kayak ketakutan misalkan lihat film kejar-kejaran gitu, atau tiba-tiba (sedang) nyetir, masuknya ke Senayan City, 'kenapa gue masuknya ke Senayan City?'," paparnya.
"Makanya aku harus tenang, karena kalau kita nggak tenang, kita akan termakan oleh trauma itu. Jadi, aku berusaha membuangnya," pungkasnya.
(KHS/fik)