Aturan Ketat soal Alkohol dari Kerajaan Qatar Bikin FIFA Stres, Kenapa?

InsertLive | Insertlive
Senin, 28 Nov 2022 15:45 WIB
DOHA, QATAR - SEPTEMBER 03: Hundreds of people take a photo as the official logo of the 'FIFA World Cup Qatar 2022' is reflected on a wall of the Amphitheatre in Doha, Qatar on September 03, 2019.
 (Photo by Mohammed Dabbous/Anadolu Agency via Getty Images)
Jakarta, Insertlive -

Qatar sebagai negara Islam memiliki aturan ketat soal minuman beralkohol.

Dalam ajang Piala Dunia 2022, kelangkaan minuman alkohol di Qatar terus menjadi sorotan.

FIFA memang melarang adanya aktivitas jual beli minuman alkohol selama Piala Dunia 2022 berlangsung.


Aturan tersebut ditegaskan FIFA bahwa tak adanya minuman alkohol baik di dalam maupun luar stadion selama tiga jam sebelum pertandingan atau satu jam setelah laga usai.

"Setelah melakukan diskusi, FIFA membuat keputusan untuk fokus pada penjualan minuman alkohol pada tempat-tempat berlisensi serta menghapus titik penjualan minuman alkohol dari titik terdekat stadion Piala Dunia 2022 di Qatar," kata FIFA dalam pernyataan resminya, dikutip dari Yahoo News.

Awalnya, minuman alkohol akan dijual dalam tempat-tempat yang telah ditentukan.

Namun, keluarga kerajaan Al Thani Qatar mendesak bahwa minuman alkohol dilarang dijual di dekat lokasi stadion Piala Dunia 2022.

"Ini menjadi diskusi yang panjang karena banyak orang terlibat. Stadion itu harus untuk semua orang," kata seorang sumber pada Sky News.

"Piala Dunia ini akan berbeda karena penggemar lebih banyak hadir dari seluruh Timur Tengah dan Asia Selatan. Alkohol tidak menjadi hal yang besar," sambungnya.

Sumber tersebut menambahkan bahwa Qatar akan membuat beberapa tempat aman bagi para penggemar yang ingin tetap menikmati alkohol.

"Akan ada zona penggemar untuk minum alkohol. Sementara ada pula zona yang bebas dari alkohol. Fans bebas menentukan ke zona mana mereka akan pergi tanpa merasa tidak nyaman," pungkasnya.

Qatar memberlakukan aturan ketat tentang minuman alkohol.

Minuman alkohol hanya diperbolehkan di dalam bar dan restoran hotel yang jauh dari pemandangan jalan.

Pada September lalu, Qatar mulai melonggarkan aturan pembatasan minuman alkohol agar perusahaan Budweiser bisa menjual produknya selama Piala Dunia 2022 berlangsung.

Qatar akan menyediakan minuman alkohol di zona khusus penggemar setelah pukul 18.30 waktu setempat.

Bagi para penggemar yang mabuk akan disediakan zona khusus untuk menenangkan diri.

Keputusan dari Qatar soal minuman alkohol membuat FIFA berada dalam posisi yang sulit.

Terlebih perusahaan Budweiser AB Inbev merupakan perusahaan besar yang mensponsori Piala Dunia Qatar senilai Rp1,3 triliun dengan hak eksklusif penjualan minuman alkohol.

"Kami bekerja sama dengan FIFA demi memberikan pengalaman terbaik untuk para penggemar selama Piala Dunia," kata pihak Budweiser.

Piala Dunia Qatar masih berlangsung hingga hari ini.

Adapun jadwal pertandingan final kabarnya bakal digelar pada Minggu (18/12) mendatang.

(dis/fik)
Tonton juga video berikut:
KOMENTAR
ARTIKEL TERKAIT
Loading
Loading
BACA JUGA
UPCOMING EVENTS Lebih lanjut
detikNetwork
VIDEO
TERKAIT
Loading
POPULER