Home Hot Gossip Berita Hot Gossip

Bantahan Tegas Grab: Yusuf Mansur Tidak Pernah Jadi Komisaris

agn | Insertlive
Jumat, 07 Oct 2022 13:55 WIB
Bantahan Tegas Grab: Yusuf Mansur Tidak Pernah Jadi Komisaris/Foto: instagram @yusufmansurnew
Jakarta, Insertlive -

Lama tidak terdengar kabarnya Ustaz Yusuf Mansur kembali membuat heboh jagat media sosial.

Pada sebuah video yang tersebar di TikTok, ayah Wirda Mansur itu mengaku menjadi komisaris Grab.

Video itu berisi potongan ceramah Ustaz Yusuf Mansur yang mengakui dirinya sebagai bos Grab.


"Orang ngomong unicorn, unicorn, unicorn. Saya lihat hari ini Grab di mana-mana pasang decacorn. Decacorn itu ten corn, 10 kali. Unicorn itu satu miliar dolar, one billion dollar, kalau decacorn itu 10 miliar dolar, seratus empat puluh triliun kira-kira," ucap Yusuf Mansur.

"Nah yang hari ini, yang sudah South East Asia itu Grab. Selamat buat Grab. Saya Komisaris di sana. Loh iya, Gue diam aja digaji. Ya, karena Grab mempersilahkan saya belajar dan saya juga nawaitunya belajar. Ketika saya tanda tangan mengiyakan menjadi komisaris Grab, dengan izin Allah, Saya mau belajar," sambungnya lagi.

Menanggapi hal itu, pihak Grab langsung memberikan klarifikasi. Dewi Nuraini selaku Head, Corporate and Policy Communication Grab Indonesia menyebut Yusuf Mansur bukanlah komisaris Grab.

"Terkait unggahan video yang beredar di media sosial mengenai klaim Ustaz Yusuf Mansur sebagai Komisaris dari Grab Holdings Limited, bersama ini kami tegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar. Ustadz Yusuf Mansur tidak pernah terdaftar menjadi Dewan Komisaris Grab Holdings Limited (NASDAQ:GRAB)," kata Dewi Nuraini mengutip detikcom, Jumat (7/10).

"Tidak pernah ada penunjukkan Yusuf Mansur sebagai komisaris," lanjutnya.

Dewi menambahkan struktur organisasi Grab Holdings Limited bisa dilihat di laman website resmi mereka.

Sementara itu belum diketahui kapan ceramah yang tengah viral di TikTok itu terjadi.

Akan tetapi tampak para peserta yang hadir tidak menggunakan masker. Maka ada kemungkinan ceramah itu terjadi sebelum pandemi COVID-19 terjadi.

(agn/fik)
VIDEO TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT



FOTO TERKAIT
POPULER
DETIKNETWORK