Billie Eilish Kecewa Mahkamah Agung AS Batalkan Hak Aborsi

Mahkamah Agung Amerika Serikat belum lama ini membatalkan hak aborsi atau yang dikenal sebagai Roe v Wade.
Keputusan tersebut lantas mendapat perhatian dari penyanyi Billie Eilish.
Billie Eilish mengaku kecewa atas keputusan perihal pencabutan hak aborsi tersebut.
"Hari ini adalah hari yang kelam bagi perempuan di Amerika Serikat," ungkap Eilish saat tampil di Glastonbury yang dikutip pada Minggu (26/6).
Billie Eilish mengaku sudah tidak tahan memikirkan polemik hak aborsi di AS.
Hal tersebut yang membuat Billie Eilish lantas menyampaikan keresahan hatinya saat konser.
"Saya hanya akan mengatakannya bahwa karena saya tidak tahan memikirkannya lagi saat ini," sambungnya.
Mahkamah Agung Amerika Serikat mengeluarkan keputusan untuk membatalkan hak aborsi atau yang dikenal sebagai Roe v Wade dalam konstitusi negara tersebut pada Jumat (24/6) waktu setempat.
Keputusan tersebut membuat pemerintah federal tidak lagi memiliki hak untuk melegalkan aborsi.
Hak aborsi kini hanya bisa ditentukan oleh masing-masing negara bagian terkecuali ada pengambilan sikap dalam Kongres.
Billie Eilish membawakan sejumlah lagu andalan seperti Bury a Friend, Bad Guy, dan Happier Than Ever saat konser di Glastonbury.
Eilish lantas sempat membawakan lagu berjudul Your Power yang berkisah tentang penyalahgunaan kekuasaan.
Tak hanya Billie Eilish yang menjadi musisi pendukung hak aborsi bagi perempuan di AS.
Sebelumnya, band Rage Against The Machine hingga musisi Olivia Rodrigo juga ikut menyuarakan hal yang sama.
(ikh/ikh)
Mantan tapi Manja, Billie Eilish Masih Berteman dengan Jesse Rutherford
Selasa, 15 Aug 2023 10:15 WIB
Putus Asa Bergender Perempuan, Billie Eilish Nangis-nangis
Selasa, 06 Dec 2022 17:20 WIB
Ingin Punya Anak di Masa Depan, Billie Eilish Cemaskan Hal Ini
Rabu, 22 Jun 2022 14:25 WIB
Rage Against The Machine hingga Olivia Rodrigo Dukung Hak Aborsi
Senin, 09 May 2022 20:40 WIBTERKAIT