Eril Disebut Mati Syahid, UAS Bicara soal Balasan di Akhirat

agn | Insertlive
Senin, 13 Jun 2022 20:56 WIB
Isak tangis kerabat hingga teman sejawat Emmeril Kahn Mumtadz alis Eril terjadi saat berziarah kubur. Tangisan itu tak terbendung dan mereka merasa kehilangan sosok yang mereka sayangi.
Jakarta, Insertlive -

Kepergian Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril menyorot simpati publik sejak dinyatakan hilang di Sungari Aare Swiss pada Kamis (26/5).

Selama lebih dari 14 hari hilang, jenazah Eril pun ditemukan di Bendungan Engehalde pada Rabu (8/6).

Jasad Eril ditemukan dalam kondisi utuh, lengkap dengan wajah yang rapi. Ridwan Kamil ayah Eril bahkan menyebut kondisi jasad Eril mengeluarkan wangi.


"Dan MASYA ALLAH, Walau sudah lewat 14 hari, jasadnya masih utuh. Lengkap tidak kurang satu apapun, wajah rapi menengok ke kanan dan saya bersaksi, jasad Eril wangi seperti wangi daun eucalyptus," tulis Ridwan Kamil di Instagram.

Kondisi tersebut dinilai sebagai salah satu tanda seseorang yang meninggal dunia dalam keadaan husnul khatimah.

Mengutip detikcom, Ustaz Abdul Somad atau UAS pun membeberkan beberapa ciri orang yang meninggal secara husnul khatimah dan apa saja balasan yang didapat orang tersebut di akhirat.

Isak tangis kerabat hingga teman sejawat Emmeril Kahn Mumtadz alis Eril terjadi saat berziarah kubur. Tangisan itu tak terbendung dan mereka merasa kehilangan sosok yang mereka sayangi.Makam Eril/ Foto: Wisma Putra

1. Mengucapkan lailahaillallah di akhir hayatnya.

"Siapa yang akhir kalamnya lailahaillallah maka ia masuk surga". (Hr. Abu Daud).

2. Bagian atas pelipis berkeringat.

"Kematian orang beriman dengan jabin (kening atas pelipis) berkeringat". (Hr. Ahmad).

"Sebelum wafat, orang beriman akan melihat balasan Allah. Mereka merasa malu karena balasan Allah terlalu besar dibandingkan amal mereka. Maka, bagian atas pelipis mereka berkeringat," jelas UAS.

3. Mati dalam keadaan beramal sholih.

"Sedang baca Al quran, sedang khutbah, sedang sujud, dan lain-lain," kata UAS.

Doa abu bakar "Ya Allah, jadikan sebaik-baik amalku, amal penutup (terakhir)" (Kanzul-'Ummal)

4. Wafat dalam keadaan jihad fi sabilillah (berjuang di jalan Allah)

5. Wafat dalam keadaan orang-orang yang digolongkan syahid

Pergi menuntut ilmu (Hr. At-Tirmidzi).
Tenggelam (Hr. Al-Bukhari dan muslim).
Terbakar (Hr. Al-Bukhari dan Muslim).
Tertimpa (Hr. Al-Bukhari dan Muslim).
Melahirkan (Hr. Ahmad).
Terkena wabah (Hr. Al-Bukhari dan Muslim).

6. Harum semerbak seperti harumnya kubur perempuan tukang sisir keluarga fir'aun

"Rasulullah SAW mencium harum semerbak tersebut ketika Isra' dan Mi'raj. Kaum muslimin mencium harum semerbak dari kubur imam al-Bukhari," imbuh UAS.

7. Tersenyum

"Kalau orang sholih. Malaikat datang dengan wajah bercahaya membawa kafan dari surga. Malaikat memanggilnya: wahai jiwa yang tenang. Keluarlah menuju ampunan dan rido Allah". (Hr. Ahmad).

8. Wafat hari Jumat

"Seorang muslim wafat hari Jumat atau malam Jumat, maka terpelihara dari azab kubur". (Hr. At-Tirmidzi).

(agn/fik)
Tonton juga video berikut:
KOMENTAR
ARTIKEL TERKAIT
Loading
Loading
BACA JUGA
UPCOMING EVENTS Lebih lanjut
detikNetwork
VIDEO
TERKAIT
Loading
POPULER