Advertisement

Fakta Bendungan Engehalde di Swiss, Lokasi Ditemukannya Jasad Eril

ARM | Insertlive
Eril dan ibunda
Fakta Bendungan Engehalde di Swiss Lokasi, Lokasi Ditemukannya Jasad Eril (Foto: instagram.com/ataliapr)
Jakarta -

Fakta Bendungan Engehalde di Swiss, Lokasi Ditemukannya Jasad Eril

Jenazah Emmeril Kahn Mumtaz atau Eril telah ditemukan usai menghilang terbawa arus di sungai Aare, Swiss pada (25/5) lalu.

Dua pekan setelah kejadian, Jenazah Eril ditemukan oleh kepolisian Bern pada Rabu (8/6) sekitar pukul 11.50 di bendungan Engehalde, Bern Swiss.

Kabar tersebut dikonfirmasi dan disampaikan langsung oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Bern, Swiss.

"Saya ingin menyampaikan kabar bahwa kepolisian Bern telah bertemu kami bersama keluarga, untuk menyampaikan informasi awal jasad yang diduga ananda Eril Pukul 11.50 WIB," ungkap Muliaman D Hadad, Duta Besar Indonesia di Swiss, Kamis (9/6).

Advertisement

Muliaman menuturkan bahwa sesuai dengan prosedur yang berlaku, kepolisian melakukan identifikasi dan penelusuran DNA untuk memastikan bahwa benar jenazah yang ditemukan merupakan Eril, putra Gubernur Jawa Barat.

"Tim forensik kepolisian segera melakukan identifikasi dan tes DNA untuk memastikan bahwa jasad yang ditemukan itu adalah ananda Eril," jelas Muliaman D Hadad.

Berdasarkan hasil tes DNA, polisi menetapkan bahwa jasad yang ditemukan tersangkut di bendungan adalah Emmeril Kahn Mumtadz.

"Pihak kepolisian menyampaikan berdasarkan hasil tes DNA bahwa jenazah yang ditemukan adalah ananda Eril," imbuhnya.

Baca halaman selanjutnya.


Fakta Bendungan Engehalde yang Berusia 112 Tahun

Bendungan Engehalde berjarak sekitar 5,1 kilometer (jalur darat) dari tempat Eril berenang dan akhirnya tenggelam.

Sementara jika menggunakan mobil, hanya membutuhkan waktu sekitar 16 menit untuk menuju bendungan.

Bendungan Engehalde ini diresmikan pada 1 November 1909 atau sekitar 112 tahun lalu.

Oleh karena di bangunnya bendungan ini, masyarakat lokal bisa melakukan olahraga dayung di Sungai Aare sepanjang 3 kilometer.

Air dari Bendungan Engehalde disalurkan ke Pembangkit listrik Felsenau yang beroperasi sejak 6 November 1909.

Saat ini, Ridwan Kamil tengah berada di Swiss untuk membawa pulang jenazah sang anak. Smentara Atalia sang istri menunggu kempulangan mereka dan akan menjemput di Bandara Soekarno-Hatta.

Jenazah diperkirakan tiba pada akhir pekan ini dan akan dimakamkan di Bandung pada Senin (13/6).



(arm/arm)
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement