John Mayer Jadi 'Target' Selanjutnya Jelang Rilis 'Speak Now' Taylor Swift

Agustin Dwi Anandawati | Insertlive
Selasa, 16 Nov 2021 11:30 WIB
John Mayer Jadi 'Target' Selanjutnya Jelang Rilis 'Speak Now' Taylor Swift
Jakarta, Insertlive -

Penyanyi dan gitaris John Mayer disebut akan menjadi target berikut jelang perilisan ulang album Taylor Swift yang bertajuk Speak Now.

Pasalnya pada album tersebut hadir lagu berjudul Dear John yang ditulis berdasarkan kisah asmara Swift dan John Mayer.

Lagu Dear John pun akan direkam ulang dan dirilis di Speak Now (Taylor's Version).


Swifties, penggemar Taylor Swift langsung mengirimkan DM pada Mayer. Mereka seperti memperingatkan Mayer jelang perilisan Dear John (Taylor's Version).

IKUTI QUIZ

"Saya menerima begitu banyak pesan seperti ini dalam beberapa hari terakhir. Saya tidak kesal karena hanya cenderung ingin tahu dan merasa harus bertanya. Apakah kamu benar-benar berharap aku mati?," respons dari John Mayer menanggapi semua DM dari Swifties.

Pelantun New Light itu menambahkan untuk tak lagi mengusiknya dengan Swift. Ia juga tidak keberatan dengan perilisan ulang lagu Dear John.

"Ini 100 persen oke. Terus maju dan hiduplah dengan bahagia dan sehat," lanjut Mayer mengutip US Magazine.

John Mayer Jadi 'Target' Selanjutnya Jelang Rilis 'Speak Now' Taylor SwiftJohn Mayer Jadi 'Target' Selanjutnya Jelang Rilis 'Speak Now' Taylor Swift/ Foto: Twitter

John Mayer dan Taylor Swift sempat menjadi perhatian usai dikabarkan berpacaran pada 2009 silam. Namun, hubungan keduanya hanya berjalan sangat singkat. 

Sebelumnya, nama Jake Gyllenhaal mendadak menjadi trending usai Taylor Swift merilis lagu All Too Well (10 Minute Version). Lagu itu digarap dengan lirik original Swift yang menceritakan kisah percintaannya dengan sang aktor.

Selain lagu, Swift juga merilis film pendek berjudul All Too Well yang menggambarkan gambaran perjalanan cinta Taylor Swift dan Jake Gyllenhaal.

(agn/syf)
Tonton juga video berikut:
KOMENTAR
ARTIKEL TERKAIT
Loading
Loading
BACA JUGA
UPCOMING EVENTS Lebih lanjut
detikNetwork
VIDEO
TERKAIT
Loading
POPULER